Peningkatan Kesiapan Tenaga Kesehatan Desa Dalam Mendukung Program Pemberantasan TBC, Pencegahan Stunting, Dan Makan Bergizi Gratis Di Desa Cipayung Megamendung Kabupaten Bogor
Enhancing the Readiness of Village Health Workers to Support TB Eradication, Stunting Prevention, and Free Nutritious Meal Programs in Cipayung Village, Megamendung, Bogor Regency
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1638Keywords:
Tenaga Kesehatan Desa, TBC, Stunting, Makan Bergizi Gratis, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC), stunting, dan masalah pemenuhan gizi merupakan isu kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan. Tenaga kesehatan desa memiliki posisi strategis dalam mendukung upaya promotif, preventif, deteksi dini, pemantauan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan berbagai program kesehatan di tingkat desa membutuhkan kesiapan tenaga kesehatan dalam memahami sasaran program, melakukan identifikasi masalah, memberikan edukasi, melakukan pemantauan, serta membangun koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan desa diperlukan agar pelaksanaan program pemberantasan TBC, pencegahan stunting, dan Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan secara optimal.
Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan tenaga kesehatan desa dalam mendukung program pemberantasan TBC, pencegahan stunting, dan Makan Bergizi Gratis di Desa Cipayung, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 16 Juli 2026 di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Peserta kegiatan terdiri atas tenaga kesehatan desa dan kader kesehatan sebanyak 30 orang. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, identifikasi permasalahan, pelatihan, studi kasus, simulasi alur pemantauan, dan evaluasi pretest–posttest. Materi mencakup konsep dasar TBC dan deteksi dini, pencegahan dan pemantauan stunting, prinsip gizi seimbang, dukungan terhadap pelaksanaan MBG, komunikasi edukatif, pencatatan, pelaporan, dan koordinasi lintas sektor.
Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan peserta dalam mendukung ketiga program. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 62,4 pada pretest menjadi 88,1 pada posttest. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai identifikasi faktor risiko TBC, pentingnya penemuan kasus secara dini dan dukungan terhadap pengobatan, pemantauan pertumbuhan anak, pencegahan stunting melalui intervensi gizi dan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan MBG. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan edukasi masyarakat, mengidentifikasi masalah di tingkat desa, dan menentukan tindak lanjut berdasarkan permasalahan yang ditemukan.
Kesimpulan: Peningkatan kapasitas melalui edukasi, pelatihan, diskusi, dan pendampingan dapat meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan desa dalam mendukung pemberantasan TBC, pencegahan stunting, dan program Makan Bergizi Gratis. Penguatan koordinasi, pemantauan, pencatatan, dan edukasi masyarakat secara berkelanjutan diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program di tingkat desa.
Downloads
References
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Presiden Republik Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Sekretariat Negara; 2021.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI Dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
UNICEF, World Health Organization, World Bank Group. Levels and Trends in Child Malnutrition: Key Findings of the 2023 Edition. New York: UNICEF; 2023.
World Health Organization. Global Tuberculosis Report 2024. Geneva: WHO; 2024.
World Health Organization. WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 2—Screening: Systematic Screening for Tuberculosis Disease. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 4—Treatment: Drug-Susceptible Tuberculosis Treatment. Geneva: WHO; 2022.
World Health Organization. Ending Childhood Obesity and Improving Nutrition: Guidance for Health Systems. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. Levels and Trends in Child Malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6–23 Months of Age. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. Global Nutrition Targets 2025: Policy Brief Series. Geneva: WHO; 2021.
World Bank. Indonesia: Investing in Nutrition and Early Childhood Development. Washington DC: World Bank; 2022.
Wahyuni, T., Tondok, S. B., & Pannyiwi, R. (2025). Pemberian Posisi Dimana Kepala Dan Tubuh Dinaikkan Dengan Derajat Kemiringan 45° (Posisi Tidur Semi Fowler) Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Asma Di Ruang Perawatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 632–637. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.657
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferdic Sukma Wahyudin, Rahmat Pannyiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







