Edukasi Kesehatan Kepada Masyarakat Tentang Risiko Penularan TBC Paru Di Gampong Ateuk Lueng Ie Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar

Public Health Education on the Risk of Pulmonary TB Transmission in Gampong Ateuk Lueng Ie, Ingin Jaya District, Aceh Besar

Authors

  • Fitriana Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Fahmi Ichwansyah Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Irwana Wahab Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1581

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Resiko Penularan, TBC Paru

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru, Tuberkolosis juga dapat menyerang organ lainnya seperti ginjal, tulang belakang dan otak (1). Penyakit ini merupakan salah satu penyebab kematian paling tinggi pada orang-orang dengan usia produktif, tingkat ekonomi lemah, serta pendidikan rendah. Sebagian negara masih belum dapat mengontrol TBC sepenuhnya, karena penyakit ini mudah menular melalui udara sehingga pencegahannya harus dilakukan secara teliti. Setidaknya diperlukan waktu minimal 6 bulan untuk dilakukan pengobatan secara rutin serta terus menerus (2). Penyakit TBC dapat dengan mudah menular melalui udara, sehingga diperlukan pencegahan dan penanganan yang cepat. Peningkatan kasus TBC dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kondisi kesehatan lingkungan permukiman.

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dengan menginformasikan dan mengedukasi masyarakat sebagai upaya pencegahan penularan penyakit Tuberkulosis Paru. Kegiatan yang dilakukan pengabdian ini adalah penyuluhan kesehatan tentang pencegahan penyakit Tuberkulosis Paru.

Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi yang dilakukan diberikan pretest sebelum dan post test sesudah. Program akan dilaksanakan di Manyarakat dan balai gampong dengan melibatkan kader posyandu, Mayarakat. Sebagai bentuk transfer teknologi dan keberlanjutan, akan dilatih dua remaja sebagai kader peer educator yang mampu mengedukasi dan mengelola pemantauan pencegahan penularan TBC secara mandiri di komunitasnyaLuaran yang ditargetkan dalam kegiatan ini meliputi: Produk edukasi: modul, leaflet, dan media visual tuberculosis, Sistem pemantauan: data skrining TBC awal dan akhir, Pembentukan: kader peer educator, Publikasi: artikel ilmiah (jurnal SINTA), Dokumen: laporan akhir program PKM.

Berdasarkan hasil data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Kasus TB Paru di Aceh Besar setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan yang signifikan dari tahun 2020 terdapat 206 kasus, terjadi peningkatan kasus ditahun 2021 sebanyak 235 kasus, terjadi lagi peningkatan yang signifikan ditahun 2022 sebanyak 326 kasus, dan di tahun 2023 (periode sampai oktober) yaitu sebanyak 339 kasus [12]. Gampong Ateuk Lueng Ie Kecamatan Ingin Jaya mempunya penduduk berjumlah 640 orang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmawati, E., Rahayu, P. Y., & Mayasari, H. (2022). Preventif TB paru melalui edukasi kepada masyarakat Desa Kampung Delima. [Nama jurnal tidak tercantum], 19–23.

Alamsyah, A., Oktavia, J., Jumailina Rista, T., & Hidayahti, T. (2021). Preventif TB paru melalui pengobatan, informasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(1), 1–9.

Bahriyah, E. N. (2020). Edukasi penyakit TBC terhadap masyarakat RT 04 RW 02 Kelurahan Duri Kepa. PKM Abdimas Edukasi Penyakit TBC, 4, 40.

Qamarya, N., et al. (2023). [Judul artikel tidak lengkap pada sumber]. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 1–3.

Dokter, P., Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, & Aceh Besar. (t.t.). Penyuluhan antisipasi tuberculosis di era pandemi COVID-19 pada masyarakat Gampong Ateuk Lampang Kabupaten Aceh. [Data jurnal/penerbit dan halaman tidak tercantum].

Dunggio, A. R. S., Irdan, I., Purwanto, M., Nurasbon, N., Romadhon, M., & Rosdiana, R. (2024). Treatment behavior in tuberculosis patients at Manisa Health Center, Sidenreng Rappang District. International Journal of Health Sciences, 2(3), 861–871. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.430

Fitriana, F., & Pratiwi, A. S. (2026). Analisis risiko dan pengendalian bahaya laboratorium berdasarkan pendekatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), biosafety, dan biosecurity. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1685–1693. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1387

Hidayati, K. N., Wicaksono, E. N., Livia, W., Choirunnisa, A., Purnama, H. W., Murti, B., et al. (2023). Skrining dan edukasi pada warga binaan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tuberkulosis paru melalui kegiatan active case finding. Jurnal Pengabdi Komunitas, 2(4), 24–35.

Indarwati, Y., Rusyani, Y., & Dermawan, L. (2026). Hubungan dukungan petugas dan akses pelayanan kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TBC di Puskesmas Cluwak. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 653–666. https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1505

Lataima, N. S., Artini, B., & Djoko, H. (2023). Sosialisasi pencegahan TB melalui upaya penyuluhan pada komunitas keluarga di Kelurahan Putat Jaya Surabaya. Community Development Journal, 4(4), 9073–9079.

Mamay, Nurisani, A., Mutmaina, G. N., Sugiah, Sulhan, M. H., & Erlinawati, E. A. (2023). Edukasi penyakit tuberkulosis dan pemeriksaan laboratorium pada siswa SMA di Kecamatan Bayongbong Garut. Aspirasi Publik: Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 1(6), 47–52.

Novitasari, D., Apriyanti, M., Razi, M. A., Koban, L. E. O. B., & Latuihamallo, M. C. (2023). Edukasi tuberkulosis dan etika batuk kepada masyarakat Somagede, Banyumas, Jawa Tengah. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 84–91.

Pratiwi, G. D., Lucya, V., & Paramitha. (2022). Efektivitas penggunaan media leaflet dalam peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(3), 8–13.

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran pendidikan kesehatan sekolah dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya narkoba. JIMAD: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324

Saputri, I. E., Bahar, H., & Octaviani, R. E. S. (2023). Stigma masyarakat terhadap penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari tahun 2021. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 3(4), 132–137.

Siagian, L. B. (2021). Program studi kesehatan masyarakat Universitas Jambi. Universitas Jambi.

Susilawati, N. M., Bria, M., & Bessie, M. F. (2025). Pemberdayaan kader sebaya dalam pencegahan tuberkulosis pada masyarakat di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang tahun 2024. [Nama jurnal tidak tercantum].

Saragih, H., Marunung, H., Harfika, M., Saputra, M. K. F., Treasa, A. D., Fitriana, F., & Pannyiwi, R. (2024). Pemeriksaan hemoglobin (Hb) kolaborasi Universitas Pertahanan RI dengan PMI Kota Bogor. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 346–352. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i3.357

Titi, L. (2022). Identifikasi bakteri Staphylococcus aureus pada swab rongga hidung penjamah makanan di Jalan Durian Kota Pekanbaru. Rakernas VII AIPTLMI. Yogyakarta.

Welly Famelia, M., Nadia Putri Chalida Nur, M., & Rahmi Putri, M. (2021). Laporan pengabdian masyarakat mandiri: Edukasi gizi seimbang kepada ibu hamil dan ibu balita dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Lapai Kota Padang.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Fitriana, Ichwansyah, F., & Wahab, I. (2026). Edukasi Kesehatan Kepada Masyarakat Tentang Risiko Penularan TBC Paru Di Gampong Ateuk Lueng Ie Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar: Public Health Education on the Risk of Pulmonary TB Transmission in Gampong Ateuk Lueng Ie, Ingin Jaya District, Aceh Besar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1779–1787. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1581