Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Produksi Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga dan Limbah Perikanan Di Desa Emplak Kabupaten Pangandaran

Empowering Coastal Communities Through the Production of Liquid Organic Fertilizer from Household Waste and Fishery Waste in Emplak Village, Pangandaran Regency

Authors

  • Noneng Masitoh Universitas Siliwangi
  • Dedeh Sri Sudaryanti Universitas Siliwangi
  • Tine Badriatin Universitas Siliwangi
  • Deny Hidayat Universitas Siliwangi
  • Dita Amelia Putri Universitas Siliwangi
  • M. Rifal Rhamadhan Universitas Siliwangi
  • Hasna Nur Rahmi Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1579

Keywords:

Pupuk Organik Cair, Limbah Rumah Tangga, Limbah Perikanan, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, Observasi Unjuk Kerja

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga dan limbah perikanan di wilayah pesisir Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran berpotensi mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas kesehatan jika tidak dikelola secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Pengabdian Berbasis Masyarakat (PPBM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), serta mendorong terbentuknya kegiatan ekonomi produktif yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan berbasis partisipatif interaktif meliputi lima tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi fermentasi galon bekas, pendampingan dan evaluasi unjuk kerja, serta penguatan keberlanjutan program. Evaluasi ketercapaian program diukur melalui lembar observasi praktik (unjuk kerja), presensi tingkat partisipasi, penilaian output fisik produk, dan angket kepuasan mitra. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat partisipasi mitra mencapai 100% (30 peserta), serta 80% peserta terampil mempraktikkan tahapan perakitan reaktor dan pembuatan POC secara mandiri sesuai SOP. Penerapan 5 unit reaktor galon bekas bertumpuk terbukti efektif menghasilkan 8–12 liter POC per siklus fermentasi (14–21 hari) yang ramah lingkungan dan bernilai guna tinggi. Program ini berhasil mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin 12 (Responsible Consumption and Production) dan poin 13 (Climate Action) di kawasan pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azizah, I.R. et al. (2024) “Characteristics of Compost from Straw and Fisheries Waste: A Comparative Analysis of Different Decomposers,” International Journal of Technology, Food and Agriculture, 1(1), pp. 6–14. Available at: https://doi.org/10.25047/tefa.v1i1.4629.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangandaran (2025) Kecamatan Kalipucang dalam Angka 2025.

Devi, N.L. et al. (2024) “Fish Waste Compost - A Fertilizer for Organic Agriculture,” Journal of Experimental Agriculture International, 46(11), pp. 778–785. Available at: https://doi.org/10.9734/jeai/2024/v46i113098.

Fadhly Siregar, A. and Suryanto Pirngadi, R. (2024) “Transformasi Limbah Ikan Menjadi Pupuk Organik Melalui Pelatihan Guna Peningkatan Pendapatan Berkelanjutan Kelompok Nelayan Maju Bersama Di Desa Tanjung Rejo,” Abdi Sabha Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat [Preprint].

Gobel, L.F. et al. (no date) Analisis Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Pengelolaab Sampah Rumah Tangga Di Kota Manado (Studi Kasus Kecamata Malalayang).

Hasibuan, I. (2025) “Kualitas Pupuk Organik Limbah Ikan Serta Pengaruhnya Terhadap Tanaman Jagung Manis Agrosains,” Jurnal Penelitian Agronomi, 27(1), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.20961/agsjpa.v27i1.74143.

Herastuti, H. et al. (2024) “Pemanfaatan Galon Bekas Sebagai Fermentor Pupuk Organik Oleh Perempuan Desa Sompilan Sleman DIY,” Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta [Preprint].

Ilham Nurhadi, M. and Hasibuan, S. (2025) “The Effect of Liquid Organic Fertilizer Made from Catfish Waste on the Biomass of Lemna sp in the Maintenance Media of Kissing Gourami (Helostoma temminckii) on Peat Water Pengaruh Pemberian Limbah Ikan Patin (POC) terhadap Biomassa Lemna sp dalam Media Pemeliharaan Ikan Tambakan (Helostoma temminckii) pada Air Gambut,” Jurnal Natur Indonesia [Preprint], (2).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2025) Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Moshood, T.D. et al. (2022) “Sustainability of biodegradable plastics: New problem or solution to solve the global plastic pollution?,” Current Research in Green and Sustainable Chemistry. Elsevier B.V. Available at: https://doi.org/10.1016/j.crgsc.2022.100273.

Oyebamiji, O.O. et al. (2023) Comprehensive treatment and analysis of Fishpond sediments as a source of organic fertilizers.

Rafidah, * et al. (2023) “Pemanfaatan Limbah Ikan Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Dengan Penambahan Kulit Buah Nanas Dan Air Cucian Beras Utilization Fish Waste as Fertilizer Organic Liquid (POC) With Addition Skin Pineapple Fruit and Washing Water Rice,” 23(2), p. 2023.

Tuuk, A.M., Zakarias, J. and Lumintang, J. (2023) “Kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Dalam Lingkungan Sosial Ekonomi dan Kesehatan (Studi Kasus Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado),” JURNAL ILMIAH SOCIETY [Preprint].

Downloads

Published

2026-09-21

How to Cite

Masitoh, N., Sri Sudaryanti, D., Badriatin, T., Hidayat, D., Amelia Putri, D., Rhamadhan, M. R., & Nur Rahmi, H. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Produksi Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga dan Limbah Perikanan Di Desa Emplak Kabupaten Pangandaran: Empowering Coastal Communities Through the Production of Liquid Organic Fertilizer from Household Waste and Fishery Waste in Emplak Village, Pangandaran Regency. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1320–1327. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1579