Promosi Kesehatan Reproduksi Melalui Pendidikan Komunitas Untuk Meningkatkan Perilaku Seksual Yang Bertanggung Jawab

Authors

  • Hartati Universitas Mega Buana Palopo
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1498

Keywords:

Kesehatan Reproduksi, Pendidikan Komunitas, Remaja, Perilaku Seksual, Promosi Kesehatan

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari kesehatan individu yang perlu diperhatikan sejak masa remaja. Perkembangan teknologi informasi dan perubahan lingkungan sosial memberikan kemudahan bagi remaja dan pemuda dalam memperoleh informasi, tetapi tidak seluruh informasi yang diterima memiliki dasar yang benar. Keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat memengaruhi kemampuan individu dalam mengambil keputusan dan meningkatkan kerentanan terhadap perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab.. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja serta pemuda mengenai kesehatan reproduksi dan mendorong terbentuknya perilaku seksual yang bertanggung jawab. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada komunitas remaja dan pemuda dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode kegiatan meliputi pendidikan kesehatan interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, studi kasus, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 61,2 sebelum kegiatan menjadi 86,7 setelah kegiatan. Peningkatan pemahaman terutama terlihat pada materi mengenai batasan diri, hubungan sehat, pengenalan risiko perilaku seksual, pencegahan infeksi menular seksual, dan kemampuan memilih sumber informasi kesehatan yang dapat dipercaya. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menganalisis permasalahan kesehatan reproduksi dan menentukan pilihan perilaku yang lebih bertanggung jawab. Kesimpulan: Pendidikan komunitas mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja serta pemuda mengenai perilaku seksual yang bertanggung jawab. Kegiatan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, komunitas, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan reproduksi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program KKBPK. Jakarta: BKKBN; 2022.

Centers for Disease Control and Prevention. Adolescent and School Health: Sexual Health. Atlanta: CDC; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Posyandu Remaja. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Patton GC, Sawyer SM, Santelli JS, Ross DA, Afifi R, Allen NB, et al. Our future: a Lancet commission on adolescent health and wellbeing. Lancet. 2016;387(10036):2423-78.

Pudyastuti, R. R., & Pannyiwi, R. (2026). Pengaruh Promosi Kesehatan Berbasis Digital Terhadap Perubahan Perilaku Pencegahan Penyakit Pada Generasi Z. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1806–1813. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1399

Sudaryono, S., Manurung, H., & Pannyiwi, R. (2024). The European Union’s (Eu) Contribution As A Global Defense And Security Actor In The International System. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 43–57. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i1.532

UNESCO. International Technical Guidance on Sexuality Education: An Evidence-Informed Approach. Paris: UNESCO; 2021.

United Nations Population Fund. My Body Is My Own: Claiming the Right to Autonomy and Self-Determination. New York: UNFPA; 2021.

United Nations Population Fund. State of World Population 2023: 8 Billion Lives, Infinite Possibilities. New York: UNFPA; 2023.

Wijayanti, L. A., Musdalifah, M., Asriani Hijrah, & Edi Pramono. (2026). The Relationship Between Health Promotion Intensity And Public Health Behavior. International Journal of Health Sciences, 4(1), 172–180. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1112

World Health Organization. Adolescent Health and Development. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. Comprehensive Sexuality Education: Facts and Evidence. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!): Guidance to Support Country Implementation. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Global Sexually Transmitted Infections Programme. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. Guidelines on Self-Care Interventions for Health and Well-Being. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Operational Framework for Primary Health Care: Transforming Vision into Action. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Sexual Health and Well-Being. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Working for a Brighter, Healthier Future: How WHO Improves Adolescent Health. Geneva: WHO; 2022.

Zulkarnaen, I., Pannyiwi, R., Hardianti, H., Singga, S., & B, M. (2023). Analysis of Factors Associated with Household Waste Production in Antang Landfiil, Tamangapa Village, Manggala District. International Journal of Health Sciences, 1(4), 541–549. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.184

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Hartati, Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2026). Promosi Kesehatan Reproduksi Melalui Pendidikan Komunitas Untuk Meningkatkan Perilaku Seksual Yang Bertanggung Jawab. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1740–1746. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1498