Optimalisasi Peran Laboratorium Kesehatan Sebagai Upaya Preventif Dan Promotif Di Lingkungan Masyarakat

Authors

  • Rita Rena Pudyastuti Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1468

Keywords:

Laboratorium Kesehatan, Preventif, Promotif, Masyarakat, Deteksi Dini

Abstract

Latar Belakang: Laboratorium kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung upaya preventif dan promotif melalui pemeriksaan kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat. Rendahnya pengetahuan mengenai manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat menyebabkan faktor risiko penyakit tidak terdeteksi sejak dini. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan layanan laboratorium sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali pemeriksaan laboratorium yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di lingkungan desa/komunitas dengan melibatkan 30 orang masyarakat umum. Metode kegiatan meliputi edukasi, penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi, konsultasi sederhana mengenai pemeriksaan laboratorium, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Materi meliputi fungsi laboratorium kesehatan, manfaat pemeriksaan berkala, deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, pemeriksaan gula darah, kolesterol, hemoglobin, serta pentingnya tindak lanjut hasil pemeriksaan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan layanan laboratorium. Rerata skor pengetahuan peserta meningkat dari 61,8 sebelum kegiatan menjadi 85,2 setelah kegiatan. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat pemeriksaan laboratorium secara berkala, faktor risiko penyakit tidak menular, interpretasi sederhana hasil pemeriksaan, serta pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan. Kegiatan juga meningkatkan kesadaran peserta untuk memanfaatkan layanan laboratorium tidak hanya ketika sakit tetapi sebagai bagian dari deteksi dini dan pemantauan kesehatan. Kesimpulan: Edukasi dan pendampingan mengenai pemanfaatan laboratorium kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan laboratorium sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif. Optimalisasi peran laboratorium di tingkat komunitas perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga laboratorium, tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, A., Alim, A., Edison Nufninu, R., Zamli, & Bahri, S. (2026). Strengthening Oral Health and Oral Hygiene Behaviour among School-Aged Children through the Healthier Smiles Phase 7 Programme: Results of an End-line Assessment in North Luwu and East Luwu Regencies, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Health Sciences, 4(3), 696–709. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1407

Centers for Disease Control and Prevention. National Diabetes Statistics Report 2024. Atlanta: CDC; 2024.

International Federation of Clinical Chemistry and Laboratory Medicine. Laboratory Medicine and Public Health. Milan: IFCC; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pemeriksaan Laboratorium untuk Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.

Musdalifah, M., Yermi, Y., Adiaksa, B. W., Harlina, H., & Pudyastuti, R. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Melalui Pendekatan Epidemiologi Komunitas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 691–699. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.767

Pudyastuti, R. R., & Pannyiwi, R. (2026). Pengaruh Promosi Kesehatan Berbasis Digital Terhadap Perubahan Perilaku Pencegahan Penyakit Pada Generasi Z. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1806–1813. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1399

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Lippi G, Becan-McBride K, Behúlová D, Bowen RA, Church S, Delanghe J, et al. Preanalytical quality improvement: in quality we trust. Clin Chem Lab Med. 2021;59(11):1919-1928.

McPherson RA, Pincus MR. Henry's Clinical Diagnosis and Management by Laboratory Methods. 24th ed. St Louis: Elsevier; 2022.

World Health Organization. Package of Essential Noncommunicable Disease Interventions for Primary Health Care. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. WHO Global Health Observatory: Noncommunicable Diseases. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. Laboratory Quality Management System: Handbook. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Primary Health Care Measurement Framework and Indicators. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Global Status Report on Physical Activity 2022. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Noncommunicable Diseases Progress Monitor 2022. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Package of Essential Noncommunicable Disease Interventions for Primary Health Care in Low-Resource Settings. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Global Report on Diabetes. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. World Health Statistics 2024: Monitoring Health for the SDGs. Geneva: WHO; 2024.

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Pudyastuti, R. R., & Rahmat, R. A. (2026). Optimalisasi Peran Laboratorium Kesehatan Sebagai Upaya Preventif Dan Promotif Di Lingkungan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1719–1725. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1468