Pelatihan Perencanaan Kebutuhan Obat, Alat Kesehatan, SDM, Dan Anggaran Untuk Mendukung Pelayanan Farmasi Yang Optimal
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1467Keywords:
Perencanaan Kebutuhan, Obat, Alat Kesehatan, Anggaran, Pelayanan FarmasiAbstract
Latar Belakang: Perencanaan kebutuhan merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan pelayanan farmasi di klinik. Perencanaan yang kurang tepat dapat menyebabkan kekosongan atau kelebihan persediaan obat dan alat kesehatan, pemborosan anggaran, serta ketidaksesuaian antara kebutuhan pelayanan dengan ketersediaan sumber daya. Selain itu, keterbatasan kemampuan tenaga kefarmasian dalam melakukan perencanaan kebutuhan secara sistematis dapat memengaruhi efisiensi dan mutu pelayanan farmasi. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan tenaga kefarmasian dalam melakukan perencanaan kebutuhan berdasarkan data pelayanan dan kebutuhan fasilitas. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga kefarmasian dalam melakukan perencanaan kebutuhan obat, alat kesehatan, sumber daya manusia (SDM), dan anggaran untuk mendukung pelayanan farmasi yang optimal di klinik. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan melalui pelatihan kepada 25 tenaga kefarmasian di klinik. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, studi kasus, demonstrasi perhitungan kebutuhan, latihan penyusunan rencana kebutuhan, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Materi mencakup identifikasi kebutuhan, analisis data penggunaan obat, perencanaan alat kesehatan, estimasi kebutuhan SDM berdasarkan beban kerja, serta penyusunan estimasi anggaran. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Rerata skor pretest sebesar 62,4 meningkat menjadi 85,6 pada posttest. Peningkatan terutama terlihat pada kemampuan menghitung kebutuhan obat berdasarkan pola konsumsi, menentukan kebutuhan alat kesehatan, mengidentifikasi kebutuhan SDM, dan menyusun estimasi anggaran. Peserta juga mampu menyusun contoh rencana kebutuhan secara lebih sistematis berdasarkan data pelayanan klinik. Kesimpulan: Pelatihan perencanaan kebutuhan obat, alat kesehatan, SDM, dan anggaran dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kefarmasian dalam menyusun perencanaan sumber daya pelayanan farmasi. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala dan diintegrasikan dengan evaluasi kebutuhan serta penggunaan sumber daya di klinik.
Downloads
References
Adam, A., Alim, A., Edison Nufninu, R., Zamli, & Bahri, S. (2026). Strengthening Oral Health and Oral Hygiene Behaviour among School-Aged Children through the Healthier Smiles Phase 7 Programme: Results of an End-line Assessment in North Luwu and East Luwu Regencies, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Health Sciences, 4(3), 696–709. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1407
American Society of Health-System Pharmacists. ASHP guidelines on medication-use evaluation. Bethesda: ASHP; 2022.
Ballou PR, Templin MA. Pharmaceutical inventory management and forecasting in healthcare facilities. J Pharm Pract. 2022;35(4):560-568.
Cahyanta, A. N., & Rahmat, R. A. (2025). Dampak Negatif Mengkonsumsi Obat Tradisional Berbahan Alami Ramuan Dari Rempah-Rempah Yang Dihaluskan (Jamu) Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 654–658. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.682
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Perencanaan Kebutuhan Obat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Perencanaan Kebutuhan Alat Kesehatan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Standar Pelayanan Kefarmasian di Klinik. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Management Sciences for Health. MDS-3: Managing Access to Medicines and Health Technologies. Arlington: Management Sciences for Health; 2021.
Ministry of Health Republic of Indonesia. Pharmaceutical Services Standards in Health Facilities. Jakarta: Ministry of Health; 2022.
Nuryati. Manajemen Farmasi dan Perencanaan Obat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2021.
Pharmaceutical Society. Workforce planning and pharmaceutical service delivery. Int J Pharm Pract. 2023;31(2):145-153.
Putri R, Sari D, Wulandari N. Evaluation of pharmaceutical logistics management in primary health facilities. J Pharm Bioallied Sci. 2022;14(3):145-151.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Quick JD, Hogerzeil HV, Velásquez G, Rago L. Managing Drug Supply: The Selection, Procurement, Distribution, and Use of Pharmaceuticals. 3rd ed. West Hartford: Kumarian Press; 2021.
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
Siregar CJ. Farmasi Klinik: Teori dan Penerapan. Jakarta: EGC; 2022.
Wahyuni, T., Idris, I., Ardianto, A., Fahamsya, A., Cahyanta, A. N., & Wicaksono, R. R. (2025). Upaya Penting Dalam Menanggulangi TB Dengan Strategi Yang Paling Efektif Untuk Memastikan Kepatuhan Terhadap Terapi Dengan Pengawasan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 426–433. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.638
World Health Organization. WHO Guideline on Country Pharmaceutical Pricing Policies. 2nd ed. Geneva: World Health Organization; 2021.
World Health Organization. The Selection and Use of Essential Medicines. Geneva: World Health Organization; 2023.
World Health Organization. Global Competency Framework for Universal Health Coverage. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. Operational Framework for Primary Health Care: Transforming Vision into Action. Geneva: World Health Organization; 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rezqiqah Aulia Rahmat, Agung Nur Cahyanta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






