Membangun Desa Sadar Sehat Melalui Program Edukasi Promosi Kesehatan Dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Authors

  • Rahmat Pannyiwi STIKES Amanah Makassar
  • Rifqi Ferry Balfas Universitas Bhamada Slawi

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1450

Keywords:

Desa Sadar Sehat, Penyakit Tidak Menular, Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, Pencegahan

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, dan kanker merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di berbagai negara, termasuk Indonesia. Peningkatan kejadian PTM erat kaitannya dengan perubahan gaya hidup masyarakat, seperti konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta stres yang tidak terkelola dengan baik. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM menyebabkan upaya pencegahan dan deteksi dini belum dilakukan secara optimal. Pendekatan promosi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan masyarakat dalam mengenali faktor risiko PTM serta menerapkan perilaku hidup sehat melalui program edukasi promosi kesehatan berbasis Desa Sadar Sehat. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026 di salah satu desa binaan dengan melibatkan 50 peserta berusia 18–65 tahun. Metode yang digunakan meliputi pre-test, ceramah interaktif, diskusi kelompok, skrining sederhana faktor risiko PTM, demonstrasi pengukuran tekanan darah dan antropometri, simulasi aktivitas fisik, konseling individu, pembagian booklet edukasi, post-test, dan evaluasi kepuasan peserta. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 61,8 sebelum intervensi menjadi 93,8 setelah edukasi. Sebanyak 96,0% peserta memahami faktor risiko PTM, 94,0% memahami pola makan sehat, 92,0% memahami pentingnya aktivitas fisik, 90,0% berkomitmen melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, dan 96,0% menyatakan program sangat bermanfaat. Kesimpulan: Program edukasi promosi kesehatan berbasis Desa Sadar Sehat efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen masyarakat dalam mencegah penyakit tidak menular. Pendekatan pemberdayaan masyarakat perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung terbentuknya perilaku hidup sehat dan menurunkan faktor risiko PTM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Heart Association. Heart Disease and Stroke Statistics 2024 Update. Dallas: American Heart Association; 2024.

Balfas, R. F., Mainassy, M. C., Rejeki, D. S., & Nurhidayati, L. G. (2025). Utilization of Herbal Medicines as Alternative Hypertension Therapy: A Review of Effectiveness and Safety. International Journal of Health Sciences, 3(4), 659–666. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.887

Betan, A. B., Balfas, R. F., Rainuny, Y. R., & Pannyiwi, R. (2025). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Herbal Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Dan Kesehatan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 205–216. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.926

Dr. Rahmat Pannyiwi, S.Kep, SKM, M.Kes; Dr. Djusmadi Rasyid, S.ST.,M.KES; Dr. Ns. Ady Purwoto, S.Kep, M.Kep, S.H, M.H; Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. No. ISBN: 978-623-09-3475-9. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2023/05/15/askep-gawat-darurat/

International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 10th ed. Brussels: IDF; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Promosi Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kubangun, N. A., Pannyiwi, R., Ningsih, W., Reffita, L. I., Mainassy, M. C., & Afrika, E. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Sosialisasi GEMOI (Gemar Makan Ikan) pada Anak Anak SD Negeri Pantai Sumpang Binagae Kab. Barru. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 486–494. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.422

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Salsabila, N., & Balfas, R. F. (2026). Pengembangan Dan Evaluasi Sediaan Farmasi Baru: Tinjauan Literatur. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 658–669. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.1015

Smeltzer SC, Bare BG. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 15th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2022.

World Health Organization. Global Action Plan for the Prevention and Control of Noncommunicable Diseases 2013–2030. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Healthy Diet. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Health Promotion. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Package of Essential Noncommunicable Disease Interventions (WHO PEN). Geneva: WHO; 2020.

World Health Organization. Physical Activity Guidelines. Geneva: WHO; 2020.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. WHO Framework on Integrated People-Centred Health Services. Geneva: WHO; 2021.

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Pannyiwi, R., & Balfas , R. F. (2026). Membangun Desa Sadar Sehat Melalui Program Edukasi Promosi Kesehatan Dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1686–1694. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1450