Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Melalui Intervensi Perawat Maternitas Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Maternal Dan Neonatal

Authors

  • Lumastari Ajeng Wijayanti Poltekkes Kemenkes Malang
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1446

Keywords:

Kehamilan Resiko Tinggi, Ibu Hamil, Perawat Maternitas, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kesehatan Maternal, Kesehatan Neonatal

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan risiko tinggi merupakan salah satu kondisi yang berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas maternal maupun neonatal. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai faktor risiko, tanda bahaya kehamilan, pentingnya pemeriksaan antenatal, serta persiapan persalinan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Perawat maternitas memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di salah satu wilayah pelayanan kesehatan masyarakat dengan melibatkan 20–30 ibu hamil risiko tinggi sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, edukasi mengenai kehamilan risiko tinggi, diskusi interaktif, konsultasi individual, serta pendampingan oleh perawat maternitas. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, disertai observasi terhadap partisipasi dan perubahan perilaku selama kegiatan berlangsung. Hasil: Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti penyuluhan dan pendampingan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 63,4 menjadi 86,8 pada posttest. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko kehamilan, tanda bahaya kehamilan, pentingnya pemeriksaan antenatal secara rutin, pemenuhan kebutuhan gizi, kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah, serta kesiapan menghadapi persalinan. Peserta juga menunjukkan motivasi yang lebih tinggi untuk menerapkan perilaku hidup sehat selama kehamilan dan memanfaatkan pelayanan kesehatan secara optimal. Kesimpulan: Pendampingan ibu hamil risiko tinggi melalui intervensi perawat maternitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku kesehatan ibu hamil. Program ini berkontribusi terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan maternal dan neonatal melalui deteksi dini faktor risiko, peningkatan kepatuhan terhadap pelayanan antenatal, serta penguatan kesiapan menghadapi persalinan. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American College of Obstetricians and Gynecologists. Obstetric care consensus: Levels of maternal care. Washington (DC): ACOG; 2021.

Bobak IM, Lowdermilk DL, Jensen MD, Perry SE. Maternity and women's health care. 12th ed. St. Louis: Elsevier; 2022.

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.

International Confederation of Midwives. Essential competencies for midwifery practice. The Hague: ICM; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Pillitteri A. Maternal and child health nursing: Care of the childbearing and childrearing family. 9th ed. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2022.

PLOS ONE. Community-based health education intervention improves birth preparedness and knowledge of obstetric danger signs: A randomized controlled trial. PLoS One. 2024;19(10):e0312267.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Royal College of Physicians and Health Sciences. Effectiveness of community prenatal education in improving maternal health outcomes. RCPHS. 2024;17(2):101–10.

Standl M, et al. Continuity of care model for high-risk pregnancy: Improving maternal and family preparedness. BMC Pregnancy Childbirth. 2024;24:785.

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/

Varney H, Kriebs JM, Gegor CL. Varney's midwifery. 6th ed. Burlington: Jones & Bartlett Learning; 2022.

World Health Organization. Recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization; 2022. (World Health Organization)

World Health Organization. Recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization; 2016 (updated recommendations 2020–2022). (World Health Organization)

Wijayanti, L. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Sahabat Menopause: Pemberdayaan Perempuan Dalam Menghadapi Perubahan Fisiologis Dengan Bijak Dan Sehat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1486–1500. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1342

Wijayanti, L. A., Musdalifah, M., Asriani Hijrah, & Edi Pramono. (2026). The Relationship Between Health Promotion Intensity And Public Health Behavior. International Journal of Health Sciences, 4(1), 172–180. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1112

Wijayanti, L. A., & Rahmat, R. A. (2026). Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 940–946. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1214

World Health Organization. Standards for improving quality of maternal and newborn care in health facilities. Geneva: World Health Organization; 2022. (World Health Organization)

World Health Organization. WHO recommendations on maternal and newborn care: Executive summary. Geneva: World Health Organization; 2022. (World Health Organization)

Yulizawati, Iryani D, Fitrayeni, et al. Asuhan kebidanan berkesinambungan (continuity of care) pada ibu hamil risiko tinggi: Pendekatan untuk meningkatkan kesehatan maternal dan neonatal. J Kebidanan Indones. 2023;14(2):95–104.

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Wijayanti, L. A., & Rahmat, R. A. (2026). Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Melalui Intervensi Perawat Maternitas Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1695–1702. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1446