Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan Untuk Mencegah Konstipasi Dan Gangguan Gastrointestinal

Authors

  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa
  • Farida Fakhrunnisa Universitas Bhamada Slawi

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1445

Keywords:

Konstipasi, Kesehatan Pencernaan, Pemberdayaan Masyarakat, Promosi Kesehatan, Gaya Hidup Sehat

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kesehatan pencernaan, khususnya konstipasi, masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat di berbagai kelompok usia. Konstipasi tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup, produktivitas, serta meningkatkan risiko terjadinya komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Faktor penyebab konstipasi sebagian besar berkaitan dengan pola hidup yang kurang sehat, seperti rendahnya konsumsi serat, kurang minum air putih, aktivitas fisik yang rendah, kebiasaan menahan buang air besar, serta penggunaan obat pencahar yang tidak rasional. Rendahnya literasi masyarakat mengenai kesehatan pencernaan menyebabkan upaya pencegahan belum dilakukan secara optimal. Edukasi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pencernaan, mengenali faktor risiko konstipasi, serta menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan gangguan gastrointestinal. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di wilayah kerja puskesmas dengan melibatkan 50 peserta berusia 20–65 tahun. Metode yang digunakan meliputi pre-test, ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi penyusunan menu tinggi serat, simulasi aktivitas fisik ringan, edukasi hidrasi, pembagian booklet, post-test, dan evaluasi kepuasan peserta. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 60,5 sebelum intervensi menjadi 93,1 setelah edukasi. Sebanyak 96,0% peserta memahami penyebab konstipasi, 94,0% memahami pentingnya konsumsi serat dan cairan, 92,0% mampu menyusun pola makan sehat untuk menjaga kesehatan pencernaan, 90,0% berkomitmen meningkatkan aktivitas fisik dan kebiasaan hidup sehat, serta 96,0% menyatakan program sangat bermanfaat. Kesimpulan: Edukasi kesehatan mengenai kesehatan pencernaan efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen masyarakat dalam mencegah konstipasi dan gangguan gastrointestinal melalui penerapan gaya hidup sehat. Program edukasi berkelanjutan perlu dikembangkan sebagai bagian dari promosi kesehatan di tingkat masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Camilleri M, Bharucha AE. Constipation and Defecation Disorders. New York: Springer; 2022.

Drossman DA, Chang L, Chey WD, Kellow J, Tack J, Whitehead WE. Rome IV Functional Gastrointestinal Disorders. 4th ed. Raleigh: Rome Foundation; 2016.

Ibrahim, I., Fahamsya, A., & Fakhrunnisa, F. (2025). Type 2 Diabetes Mellitus Risk Factors Based On An Analytical Epidemiology Approach In Community Health Centers. International Journal of Health Sciences, 3(4), 743–754. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.896

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Promosi Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Rasyid, D., Rante, A., & Warda, M. (2024). Pengelolaan Sampah Organik dan Pemberdayaan Siswa Dengan Teknik Kompos Takakura. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 108–119. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.542

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/

Smeltzer SC, Bare BG. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 15th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2022.

World Gastroenterology Organisation. WGO Practice Guideline: Constipation. Milwaukee: WGO; 2023.

World Health Organization. Healthy Diet. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Health Promotion. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Integrated People-Centred Health Services. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Primary Health Care: Closing the Gap. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Promoting Health through the Life Course. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: WHO; 2020.

World Health Organization. WHO Guideline on Self-Care Interventions for Health and Well-Being. Geneva: WHO; 2022.

Warda M, W. M., & Pannyiwi, R. (2026). Analisis Cost Effectiveness Program Promosi Kesehatan Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1936–1945. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1421

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Rahmat, R. A., & Fakhrunnisa, F. (2026). Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan Untuk Mencegah Konstipasi Dan Gangguan Gastrointestinal. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1659–1667. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1445