Pemberdayaan Remaja Melalui Pendidikan Seksualitas Berbasis Nilai Moral Dan Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Susi Rabuana Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1427

Keywords:

Kesehatan Reproduksi; Pendidikan Seksualitas; Pemberdayaan Remaja; Promosi Kesehatan; Remaja.

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, sosial, dan emosional secara cepat sehingga memerlukan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas. Kurangnya pengetahuan, pengaruh media digital, tekanan teman sebaya, serta rendahnya komunikasi dengan orang tua dan guru dapat meningkatkan risiko perilaku seksual yang tidak sehat, kehamilan pada usia remaja, Infeksi Menular Seksual (IMS), serta berbagai dampak psikososial. Pendidikan seksualitas yang dipadukan dengan penguatan nilai moral dan etika merupakan salah satu pendekatan promotif dan preventif untuk membantu remaja mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, memperkuat pemahaman tentang nilai moral dalam pergaulan, meningkatkan kemampuan mengenali perilaku seksual berisiko, serta mendorong perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026 di salah satu sekolah menengah atas yang berada di wilayah kerja puskesmas dengan melibatkan 50 remaja usia 15–19 tahun. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi (role play), tanya jawab, pembagian media edukasi, dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 60,2 sebelum edukasi menjadi 92,8 setelah kegiatan. Sebanyak 96,0% peserta memahami perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja, 94,0% memahami kesehatan reproduksi, 92,0% mampu mengidentifikasi perilaku seksual berisiko, 90,0% mengetahui langkah-langkah pencegahan IMS dan kehamilan remaja, serta 96,0% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Kesimpulan: Pendidikan seksualitas yang dipadukan dengan penguatan nilai moral efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmirah, R., Rabuana, S., Warda M, Zhagira, T., & Cakrawati R, C. R. (2026). The Effect Of Whatsapp-Based Nursing Education On Hypertension Self-Management In The Elderly In Rural Areas. International Journal of Health Sciences, 4(2), 293–299. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1195

Centers for Disease Control and Prevention. Adolescent and School Health. Atlanta: CDC; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Leli, L., Arda, D., Fatimah, S., Juniarti, R. A., Jariyah, A., Hamzah, R. N., Safidni, E., Rosmiati, R., Hijrawati, H., Ernawati, E., & Rabuana, S. (2025). Terapi Sentuhan Pijat Bayi Untuk Merangsang Perkembangan Dan Pertumbuhan Bayi Di Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 248–255. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.571

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Rosmiati, R., Rabuana, S., & Safitri, N. (2026). Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pentingnya Antenatal Care (ANC). Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 679–687. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1069

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat /

Santrock JW. Adolescence. 17th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2020.

Smeltzer SC, Bare BG. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 15th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2022.

United Nations Children's Fund. The State of the World's Children 2023. New York: UNICEF; 2023.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. International Technical Guidance on Sexuality Education. Paris: UNESCO; 2018.

United Nations Population Fund. State of World Population 2023: 8 Billion Lives, Infinite Possibilities. New York: UNFPA; 2023.

World Health Organization. Adolescent Health. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!). Geneva: World Health Organization; 2017.

World Health Organization. Global Standards for Quality Health-Care Services for Adolescents. Geneva: World Health Organization; 2015.

World Health Organization. Health Promoting Schools: An Effective Approach. Geneva: World Health Organization; 2021.

World Health Organization. Recommendations on Adolescent Sexual and Reproductive Health. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: World Health Organization; 2024.

World Health Organization. Youth-Centred Health Services Framework. Geneva: World Health Organization; 2022.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Rabuana, S., & Rahmat, R. A. (2026). Pemberdayaan Remaja Melalui Pendidikan Seksualitas Berbasis Nilai Moral Dan Kesehatan Reproduksi. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1639–1648. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1427