Pendekatan Preventif Melalui Edukasi Dan Skrining Infeksi Menular Seksual Pada Populasi Berisiko Tinggi

Authors

  • Iin Fadhilah Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1416

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Infeksi Menular Seksual, Pencegahan, Promosi Kesehatan, Skrining.

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas hidup. Penularan IMS dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perilaku seksual berisiko, kurangnya pengetahuan, rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta stigma terhadap pemeriksaan dan pengobatan. Keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan komplikasi serius, meningkatkan risiko penularan kepada pasangan, serta memperbesar peluang terjadinya infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining dini merupakan strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku kesehatan, serta mempercepat deteksi kasus di masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Infeksi Menular Seksual, meningkatkan kesadaran melakukan skrining secara sukarela, mengenali faktor risiko dan gejala awal, serta mendorong perilaku pencegahan melalui pendekatan edukatif dan konseling. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026 di salah satu wilayah kerja puskesmas dengan melibatkan 50 peserta dari populasi berisiko tinggi yang mengikuti kegiatan secara sukarela. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, konseling individual, pembagian media edukasi, skrining IMS sesuai prosedur pelayanan kesehatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 58,6 sebelum edukasi menjadi 91,4 setelah intervensi. Sebanyak 94,0% peserta mampu menjelaskan cara penularan IMS, 92,0% mengenali tanda dan gejala awal, 90,0% memahami pentingnya skrining berkala, 88,0% bersedia melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai anjuran tenaga kesehatan, dan 96,0% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Kesimpulan: Edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining IMS efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapan masyarakat dalam melakukan deteksi dini Infeksi Menular Seksual. Pendekatan preventif berbasis edukasi dan skrining perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, puskesmas, dan masyarakat untuk menurunkan angka penularan serta meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Iin Fadhilah, Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju

Program Studi Kebidanan

References

Centers for Disease Control and Prevention. Sexually Transmitted Infections Treatment Guidelines, 2021. Atlanta: CDC; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan HIV, AIDS dan Infeksi Menular Seksual di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/

Smeltzer SC, Bare BG. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 15th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2022.

UNAIDS. Global AIDS Update 2024. Geneva: Joint United Nations Programme on HIV/AIDS; 2024.

United Nations Population Fund. State of World Population 2023: 8 Billion Lives, Infinite Possibilities. New York: UNFPA; 2023.

World Health Organization. Consolidated Guidelines on HIV, Viral Hepatitis and Sexually Transmitted Infections Prevention, Diagnosis, Treatment and Care for Key Populations. Geneva: World Health Organization; 2022.

World Health Organization. Global Health Sector Strategies on HIV, Viral Hepatitis and Sexually Transmitted Infections 2022–2030. Geneva: World Health Organization; 2022.

World Health Organization. Implementing Comprehensive HIV and STI Programmes with Key Populations. Geneva: World Health Organization; 2020.

World Health Organization. Sexually Transmitted Infections (STIs). Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. Sexually Transmitted Infections Surveillance Report. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. WHO Guideline on Self-Care Interventions for Health and Well-Being. Geneva: World Health Organization; 2022.

World Health Organization. WHO Recommendations on Adolescent Sexual and Reproductive Health. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: World Health Organization; 2024.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Fadhilah, I., & Rahmat, R. A. (2026). Pendekatan Preventif Melalui Edukasi Dan Skrining Infeksi Menular Seksual Pada Populasi Berisiko Tinggi. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1619–1628. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1416