Kampung Peduli Mental: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini Masalah Kesehatan Jiwa Berbasis Keperawatan Komunitas
Keywords:
Deteksi Dini, Keperawatan Komunitas, Kesehatan Jiwa, Pemberdayaan Masyarakat, SRQ-20Abstract
ABSTRAK
Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat karena berdampak terhadap kualitas hidup, produktivitas, hubungan sosial, serta kesejahteraan individu dan keluarga. Gangguan mental emosional seperti stres, kecemasan, dan depresi sering kali tidak terdeteksi sejak dini akibat rendahnya literasi kesehatan jiwa, stigma negatif, dan keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan mental. Pendekatan berbasis masyarakat melalui keperawatan komunitas menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali tanda awal gangguan kesehatan jiwa serta memperkuat sistem rujukan di tingkat pelayanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini masalah kesehatan jiwa melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan kader berbasis keperawatan komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2026 di salah satu wilayah binaan puskesmas di Indonesia dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan anggota masyarakat. Intervensi meliputi penyuluhan kesehatan jiwa, pelatihan deteksi dini menggunakan Self Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20), simulasi komunikasi terapeutik sederhana, diskusi kelompok, dan konsultasi kesehatan jiwa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi keterampilan peserta, serta penilaian kepuasan terhadap kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif. Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tingkat partisipasi yang sangat baik. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 61,8 sebelum intervensi menjadi 89,6 setelah kegiatan. Sebanyak 92,5% peserta mampu mengenali tanda awal gangguan mental emosional, 90,0% peserta mampu melakukan skrining sederhana menggunakan SRQ-20 sesuai prosedur, dan 95,0% peserta memahami mekanisme rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, 93,0% peserta menyatakan lebih percaya diri dalam memberikan dukungan awal kepada individu yang mengalami masalah kesehatan jiwa. Program Kampung Peduli Mental efektif meningkatkan literasi kesehatan jiwa masyarakat, kemampuan deteksi dini, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan awal gangguan kesehatan jiwa berbasis komunitas. Program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan primer.
Kata Kunci: Deteksi Dini; Keperawatan Komunitas; Kesehatan Jiwa; Pemberdayaan Masyarakat; SRQ-20.
Downloads
References
American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5-TR). 5th ed. Text Revision. Washington DC: American Psychiatric Association Publishing; 2022.
Fortinash KM, Worret PAH. Psychiatric Mental Health Nursing. 7th ed. St. Louis: Elsevier; 2022.
Keliat BA, Akemat, Helena N, Nurhaeni H. Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. Ed revisi. Jakarta: EGC; 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Strategi Nasional Kesehatan Jiwa Indonesia 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Rasyid, D., Rante, A., & Warda, M. (2024). Pengelolaan Sampah Organik dan Pemberdayaan Siswa Dengan Teknik Kompos Takakura. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 108–119. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.542
Stuart GW. Principles and Practice of Psychiatric Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2021.
Stuart GW. Stuart's Essentials of Psychiatric Mental Health Nursing. 9th ed. St. Louis: Elsevier; 2021.
Townsend MC, Morgan KI. Psychiatric Mental Health Nursing: Concepts of Care in Evidence-Based Practice. 10th ed. Philadelphia: F.A. Davis Company; 2021.
Toalu, A., Tawil, M. R., Musfirah, M., Marpaung, M. P., Pannyiwi, R., & Halimatussa’diah, H. (2023). Content of E.Coli, Coliform and Iron (Fe) Bacteria with A Refill Drinking Water Treatment System in Tinggimoncong District. International Journal of Health Sciences, 1(2), 196–202. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.84
Varcarolis EM. Essentials of Psychiatric Mental Health Nursing. 4th ed. St. Louis: Elsevier; 2022.
World Health Organization. Mental Health Gap Action Programme (mhGAP) guideline for mental, neurological and substance use disorders. Geneva: World Health Organization; 2023. Pedoman ini memperbarui rekomendasi berbasis bukti untuk penanganan gangguan mental, neurologis, dan penggunaan zat oleh tenaga kesehatan nonspesialis.
World Health Organization. Mental Health Atlas 2023. Geneva: World Health Organization; 2024.
Wijayanti, L. A., Warda. M., R, C., Rahmat, R. A., & Anto, S. (2026). The Influence of Mother’s Education on Early Detection Knowledge of Toddler Development Aged 36-47 Months. International Journal of Health Sciences, 4(1), 36–41. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1050
World Health Organization. Mental Health Gap Action Programme (mhGAP) Intervention Guide Version 2.0 for Mental, Neurological and Substance Use Disorders in Non-Specialized Health Settings. Geneva: World Health Organization; 2019. Panduan ini ditujukan bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain di layanan primer untuk penatalaksanaan gangguan kesehatan jiwa.
World Health Organization. Promoting Mental Health: Concepts, Emerging Evidence, Practice. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. Self Reporting Questionnaire (SRQ-20): A User's Guide. Geneva: World Health Organization; 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elvira Safidni, Warda M Warda M, Ayu Sri Wahyuni, Andi Kamal M. Sallo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





