Edukasi Pencegahan Abses Odontogenik Sebagai Penyakit Gigi Kritis Pada Masyarakat Desa

Authors

  • Nurhaedah Nurhaedah STIKES Amanah Makassar
  • Ainun Jariyah Universitas Cokroaminoto Makassar

Keywords:

Abses Odontogenik, Kesehatan Gigi, Edukasi Kesehatan, Masyarakat Desa, Pencegahan Penyakit Gigi

Abstract

ABSTRACT

Odontogenic abscess is a serious oral infection originating from the teeth and supporting tissues. This condition may cause severe pain, swelling, impaired oral function, and even serious complications if not properly treated. Limited public knowledge regarding oral and dental health is one of the factors increasing the risk of odontogenic abscess in rural communities. This community service program aimed to improve public knowledge and awareness regarding the prevention of odontogenic abscess through oral health education. The implementation methods included health counseling, demonstrations of proper tooth brushing techniques, simple dental examinations, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 40 rural community participants. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 54 to 88 in the post-test. In addition, participants began to understand the importance of maintaining oral hygiene and conducting regular dental check-ups. This program proved effective in increasing public awareness regarding the prevention of odontogenic abscess as a critical dental disease.

Keywords: Odontogenic Abscess, Oral Health, Health Education, Rural Community, Dental Disease Prevention

ABSTRAK

Abses odontogenik merupakan infeksi serius pada rongga mulut yang berasal dari jaringan gigi dan jaringan pendukungnya. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, gangguan fungsi mulut, bahkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Rendahnya pengetahuan masyarakat desa mengenai kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya abses odontogenik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan abses odontogenik melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi cara menyikat gigi yang benar, pemeriksaan kesehatan gigi sederhana, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 54 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, peserta mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta melakukan pemeriksaan gigi secara rutin. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan abses odontogenik sebagai penyakit gigi kritis.

Kata Kunci: Abses Odontogenik, Kesehatan Gigi, Edukasi Kesehatan, Masyarakat Desa, Pencegahan Penyakit Gigi

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Dental Association. Oral health topics. Chicago: ADA; 2021.

Andlaw RJ, Rock WP. Perawatan gigi anak. Jakarta: Widya Medika; 2012.

Adam, A. M., Prabu Aji, S., Banne Tondok, S., Yulis, D. M., Pannyiwi, R., & K, H. (2023). Metode Story Telling Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Kebersihan Gigi Dan Mulut. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 183–186. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i2.22

Carranza FA. Carranza’s clinical periodontology. 12th ed. St Louis: Elsevier; 2015.

Harty FJ, Ogston R. Kamus kedokteran gigi. Jakarta: EGC; 2013.

Hidayat AAA. Metode penelitian kesehatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2014.

Kidd EAM, Bechal SJ. Dasar-dasar karies penyakit dan penanggulangannya. Jakarta: EGC; 2013.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.

Langlais RP, Miller CS. Atlas berwarna kelainan rongga mulut yang lazim. Jakarta: Hipokrates; 2014.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.

Putri, M., Pannyiwi, R., Nurhaedah, N., Treasa, A. D., Leli, L., & Lubis, H. (2025). Abnormal Skin Conditions (Skin Disorders) in Babies Aged 0-12 Months Regarding the Use of Tools to Maintain the Cleanliness and Comfort of Babies (Baby Diapers) And Mother’s Behavior In Tangkil Village. International Journal of Health Sciences, 3(1), 102–110. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i1.598

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Perry DA, Beemsterboer PL. Periodontology for the dental hygienist. 4th ed. Missouri: Elsevier; 2014.

Potter PA, Perry AG. Fundamentals of nursing. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2017.

Pannyiwi, R., Idris, I., Betan, A. B., Samila, S., Situmorang, R. K., Sambo, S. W., Nurhaedah, N., & Werdyaningsih, E. (2025). Pendidikan Kesehatan Dan Pelaksanaan Mengelola Risiko Dengan Cara Mengidentifikasi Keselamatan Pasien (Manajemen Risiko) Pada Mahasiswa Prodi Keperawatan Gigi. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 312–318. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.595

Putri MH, Herijulianti E, Nurjanah N. Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. Jakarta: EGC; 2012.

Riskesdas. Laporan nasional riset kesehatan dasar tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.

Tarigan R. Karies gigi. Jakarta: EGC; 2013.

Thalib, K. U., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., Jariyah, A., Qudratullah, F., & Vandika, A. Y. (2024). Evaluasi Pemahaman Standar Operasional Prosedur Tentang Premarital Skrining Pada Bidan Koordinator. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 207–214. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.563

Walton RE, Torabinejad M. Prinsip dan praktik ilmu endodontik. Jakarta: EGC; 2015.

World Health Organization. Oral health fact sheet. Geneva: WHO; 2021.

Yuliana. Edukasi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat pedesaan. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia. 2020;7(2):88–95.

Yakobus, I. K., Suat, H., Kurniawati, K., Zulham, Z., Pannyiwi, R., & Anurogo, D. (2023). The Use Social Media’s on Adolescents’ Mental Health. International Journal of Health Sciences, 1(4), 425–438. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.161

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Nurhaedah, N., & Jariyah, A. (2026). Edukasi Pencegahan Abses Odontogenik Sebagai Penyakit Gigi Kritis Pada Masyarakat Desa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1348–1356. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1277