Pendampingan Lansia Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Intervensi Keperawatan Komunitas
Keywords:
Lansia, Risiko Jatuh, Keperawatan Komunitas, Pencegahan Jatuh, Kesehatan LansiaAbstract
ABSTRACT
Fall risk in the elderly is one of the common health problems caused by decreased physical function, balance disorders, and physiological changes during aging. Falls in older adults may lead to injuries, decreased mobility, dependency, and reduced quality of life. Community nursing interventions are needed to improve elderly knowledge and abilities in preventing fall risks. This community service program aimed to improve elderly knowledge and skills in fall prevention through education and community nursing assistance. The implementation methods included health education, balance exercise demonstrations, elderly mentoring, home environment observation, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 elderly participants and their family companions. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 55 to 88 in the post-test. In addition, elderly participants were able to perform simple balance exercises and understand how to create a safe home environment to prevent falls. This program proved effective in improving awareness and abilities of older adults in preventing fall risks through community nursing interventions.
Keywords: Elderly, Fall Risk, Community Nursing, Fall Prevention, Elderly Health
ABSTRAK
Risiko jatuh pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi akibat penurunan fungsi fisik, gangguan keseimbangan, serta perubahan fisiologis pada proses penuaan. Kejadian jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera, penurunan mobilitas, ketergantungan, hingga penurunan kualitas hidup. Intervensi keperawatan komunitas diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan lansia dalam mencegah risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam pencegahan risiko jatuh melalui edukasi dan pendampingan keperawatan komunitas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan keseimbangan, pendampingan lansia, observasi lingkungan rumah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 lansia dan keluarga pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 55 meningkat menjadi 88 pada post-test. Selain itu, lansia mulai mampu melakukan latihan keseimbangan sederhana dan memahami cara menciptakan lingkungan rumah yang aman untuk mencegah jatuh. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia dalam pencegahan risiko jatuh melalui intervensi keperawatan komunitas.
Kata Kunci: Lansia, Risiko Jatuh, Keperawatan Komunitas, Pencegahan Jatuh, Kesehatan Lansia
Downloads
References
American Geriatrics Society. Guideline for the prevention of falls in older persons. New York: AGS; 2020.
Black JM, Hawks JH. Medical-surgical nursing: clinical management for positive outcomes. 10th ed. St Louis: Elsevier; 2014.
Friedman MM, Bowden VR, Jones EG. Family nursing: research, theory and practice. 5th ed. New Jersey: Prentice Hall; 2015.
Hidayat AAA. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2014.
Hinkle JL, Cheever KH. Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing. 14th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2018.
Keliat BA. Keperawatan komunitas. Jakarta: EGC; 2015.
Kozier B, Erb G, Berman A, Snyder SJ. Fundamentals of nursing: concepts, process, and practice. 10th ed. Boston: Pearson; 2016.
Maryam RS, Ekasari MF, Rosidawati R. Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika; 2012.
Miller CA. Nursing for wellness in older adults. 7th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015.
Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.
Noyumala, N., Jukarnain, J., B, M., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2026). Penggunaan Hipnoterapi Untuk Mengatasi Insomnia Pada Lansia. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 538–547. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1022
Potter PA, Perry AG. Fundamentals of nursing. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2017.
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Riskesdas. Laporan nasional riset kesehatan dasar tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
Smeltzer SC, Bare BG. Textbook of medical surgical nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2010.
Stanhope M, Lancaster J. Public health nursing: population-centered health care in the community. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2016.
Tamher S, Noorkasiani. Kesehatan usia lanjut dengan pendekatan asuhan keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2011.
World Health Organization. Falls fact sheet. Geneva: WHO; 2021.
Yuliati A. Pencegahan risiko jatuh pada lansia melalui edukasi kesehatan. Jurnal Keperawatan Komunitas. 2020;8(2):101–9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jukarnain Jukarnain, Rahmat Pannyiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





