Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesehatan Maternal Di Masyarakat

Authors

  • Ardiana Priharwanti Universitas Pekalongan

Keywords:

Kader Kesehatan, Kesehatan Maternal, Edukasi, Pemberdayaan, Pengabdian Masyarakat

Abstract

ABSTRACT

Maternal health is an important indicator of public health development. Health cadres play a strategic role in supporting maternal health services at the community level. However, limited knowledge and skills often hinder their effectiveness. This community service program aims to improve the capacity of health cadres in supporting maternal health through education and training.

The method used was a participatory educational approach through training, discussions, and simulations. The activity involved 35 health cadres. Evaluation was conducted using pre-test, post-test, and skill observation.

The results showed an increase in knowledge from an average score of 58.7 to 86.1. In addition, cadres’ skills in educating pregnant women improved significantly.

In conclusion, empowering health cadres is effective in improving their capacity and contributes to better maternal health outcomes.

Keywords: Health Cadres, Maternal Health, Empowerment, Education, Community Service

ABSTRAK

Kesehatan maternal merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Peran kader kesehatan sangat strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu, terutama di tingkat komunitas. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader sering menjadi kendala dalam optimalisasi peran tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam mendukung peningkatan kesehatan maternal melalui edukasi dan pelatihan.

Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui pelatihan, diskusi, dan simulasi. Kegiatan melibatkan 35 kader kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan.

Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari nilai rata-rata 58,7 menjadi 86,1. Selain itu, keterampilan kader dalam melakukan edukasi kepada ibu hamil juga meningkat secara signifikan.

Kesimpulan menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader serta berkontribusi dalam peningkatan kesehatan maternal di masyarakat.

Kata Kunci: Kader Kesehatan, Kesehatan Maternal, Edukasi, Pemberdayaan, Pengabdian Masyarakat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862

BKKBN. Pedoman pengelolaan program kesehatan reproduksi. Jakarta: BKKBN; 2020.

Bhutta ZA, Lassi ZS, Pariyo G, Huicho L. Global experience of community health workers. Geneva: WHO; 2010.

Campbell OM, Graham WJ. Strategies for reducing maternal mortality. Lancet. 2006;368(9543):1284–1299.

Creswell JW. Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. 4th ed. California: Sage Publications; 2014.

Hilal, A., Rachman, A., Hardianti, H., Sari, L. M., Imrawati, I., & Utami, Y. P. (2024). Pendidikan Kesehatan, Pemeriksaan dan Deteksi Dini Pencegahan Penyakit Tidak Menular melalui Kegiatan Olah Raga Fisik di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Makassar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 469–477. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.417

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan kesehatan ibu dan anak. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.

Lehmann U, Sanders D. Community health workers: what do we know about them? Geneva: WHO; 2007.

Lassi ZS, Haider BA, Bhutta ZA. Community-based intervention packages. Cochrane Database Syst Rev. 2010;(11):CD007754.

Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2012.

Notoatmodjo S. Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Perry HB, Zulliger R, Rogers MM. Community health workers in low-income countries. Annu Rev Public Health. 2014;35:399–421.

Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka; 2016.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Saifuddin AB. Buku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2014.

United Nations Population Fund. Maternal health thematic fund. New York: UNFPA; 2019.

United Nations Children’s Fund. Maternal and newborn health. New York: UNICEF; 2020.

World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care. Geneva: WHO; 2016.

World Health Organization. Maternal mortality. Geneva: WHO; 2019.

World Health Organization. Community health workers: delivering primary health care. Geneva: WHO; 2020.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Ardiana Priharwanti. (2026). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesehatan Maternal Di Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1219–1226. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1221