Edukasi Tentang Risiko Obat Tradisional Tanpa Izin Edar Bagi Kesehatan Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.816Keywords:
Education, Traditional Medicine, Distribution Permit, Pregnant Women, HealthAbstract
The use of traditional medicines remains a primary choice among the public because they are considered natural, inexpensive, and readily available. However, not all traditional medicines are safe, especially for pregnant women, as some lack distribution permits from the Food and Drug Monitoring Agency (BPOM), which carries the risk of containing hazardous materials, non-standardized dosages, or being contaminated with chemical substances (ZKO). This community service activity aims to increase the knowledge of pregnant women and their families regarding the risks of using traditional medicines without distribution permits. The methods used were health education through lectures, interactive discussions, and leaflet distribution. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the dangers of using traditional medicines without distribution permits and the importance of medical consultation before taking medication during pregnancy. It is hoped that this activity will reduce the risky use of traditional medicines and raise awareness of the importance of drug safety for maternal and fetal health.
Downloads
References
Adawiyah, R., & Putri, D. (2020). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang penggunaan obat tradisional di masa kehamilan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 12(1), 45–52.
Anggraini, W., & Sari, M. (2019). Persepsi masyarakat terhadap keamanan obat tradisional. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 8(3), 155–162.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. (2022). Laporan Tahunan BPOM: Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta: BPOM RI.
Darmawan, H., & Lestari, N. (2020). Edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya obat tradisional ilegal. Jurnal Abdimas Kesehatan, 2(2), 67–74.
Djunaedi, D., Syafruddin, S., Intang, S. N., Selvia, S., Vitariani, A., & Astuti, F. (2024). Pemeriksaan Kadar Glukosa, Asam Urat Dan Kolesterol STIKes Salewangang Maros. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 241–249. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.316
Fitriani, D., & Yuniarti, A. (2019). Faktor yang memengaruhi penggunaan jamu pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 21–28.
Handayani, S., & Rahman, M. (2021). Bahaya zat kimia obat dalam jamu tanpa izin edar. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 6(2), 78–85.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional pada Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, A., & Nugroho, R. (2020). Pengetahuan ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(2), 134–141.
Maidina Putri., Handayani, S., Dewi, R., Hamzah, R. N., Fahamsya, A., Iskandar, E., & Yermi, Y. (2024). The Influence of Video-Based Media on the Knowledge of Family Planning Acceptor Mothers About the Importance of Family Planning in the Lawawoi Health Center Work Area. International Journal of Health Sciences, 2(3), 1000–1009. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.449
Maidina Putri., Hariati, A., & Basir, A. A. (2025). Sunscreen Cream Formulation from Green Tea Extract (Camellia sinensis) and SPF Value Test. International Journal of Health Sciences, 3(3), 522–530. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i3.794
Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17
Maran, A. A., Alim, A., Marpaung, M. P., Nurhaedah, N., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2023). Edukasi Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dalam Menjaga Kesehatan Lingkungan Kelurahan Manisa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 241–249. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i4.176
Nuraini, S., & Susanti, R. (2020). Bahaya penggunaan jamu tanpa izin edar bagi kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 110–118.
Puspitasari, D., & Widodo, S. (2018). Penggunaan obat tradisional dan risiko kesehatan pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 9(1), 56–64.
Saputra, H., & Wulandari, D. (2020). Upaya preventif penggunaan obat tradisional ilegal melalui edukasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sehat, 4(2), 99–106.
Sari, N., & Pratiwi, H. (2021). Dampak konsumsi jamu tradisional pada kesehatan ibu hamil. Jurnal Kesehatan Perempuan, 5(1), 25–32.
Utami, F., & Kartika, R. (2019). Analisis persepsi masyarakat tentang label izin edar BPOM pada produk herbal. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 9(2), 87–94.
Wijayanti, L. A., Mainassy, M. C., Aryadi, A., Pannyiwi, R., Said, A., & Harlina, H. (2023). Analysis of Age and Gender Factors on the Incidence Rate of Cataracts in the Ophthalmology Clinic. International Journal of Health Sciences, 1(3), 258–265. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.99
Widyaningsih, T., & Arifin, Z. (2021). Edukasi keamanan obat tradisional dalam program kelas ibu hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 3(1), 42–50.
Yuliana, N. (2021). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang keamanan obat tradisional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 5(1), 55–62.
Zulkarnaen, I., Pannyiwi, R., Hardianti, H., Singga, S., & B, M. (2023). Analysis of Factors Associated with Household Waste Production in Antang Landfiil, Tamangapa Village, Manggala District. International Journal of Health Sciences, 1(4), 541–549. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.184
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Djunaedi Djunaedi, Maidina Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





