Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bagi Masyarakat Umum

Authors

  • Retno Setyawati Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.797

Keywords:

Basic Life Support, Cardiopulmonary Resuscitation, General Public, Training

Abstract

Cardiac arrest is a medical emergency that can cause death within minutes if not treated immediately. Basic Life Support (BLS) is a series of simple actions anyone can perform to maintain life until further medical attention is available. BLS knowledge and skills are essential for the general public to improve the survival rate of victims of cardiac arrest outside the hospital. This community service activity aims to improve the general public's ability to perform BLS. Implementation methods include interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice of Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) and the use of an Automated External Defibrillator (AED). Forty residents from various backgrounds participated in the activity, held at Village Hall X in June 2025. Evaluation results showed an increase in participant knowledge from 20% in the good category in the pre-test to 90% in the post-test, and CPR practical skills improved, with 85% of participants able to perform BLS steps correctly. BLS training effectively increases community preparedness in managing cardiac arrest outside a health facility.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Retno Setyawati, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Program Studi Keperawatan

References

American Heart Association. (2020). Highlights of the 2020 American Heart Association Guidelines for CPR and ECC. Dallas: American Heart Association.

Arifin, M. Z., Suryanto, S., & Puspitasari, N. (2018). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Masyarakat di Wilayah Pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 101–107.

Azizah, N., & Prasetyo, A. (2019). Efektivitas Pelatihan CPR dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Relawan. Jurnal Kesehatan, 12(1), 55–62.

Danurjaya, D., & Solehudin, S. (2024). Perhitungan Tenaga Keperawatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 116–124. https://doi.org/10.59585/jimad.v1i2.281

Fathoni, A., & Rachmawati, E. (2017). Pendidikan Kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar pada Masyarakat Desa. Media Keperawatan Indonesia, 10(2), 87–94.

Fitriani, D., & Yuliani, R. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Respon Penolong pada Kasus Henti Jantung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 145–152.

Handayani, R., & Kurniawati, T. (2021). Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap Keterampilan Petugas Non-Medis. Jurnal Keperawatan, 13(2), 75–81.

Imran, A., Nursinah, A., B, M., Kadir, E., Rino Vanchapo, A., Suabey, S., & Hermawan, A. (2023). Health and Safety Risk Analysis with JSA Method (Job Safety Analysis). International Journal of Health Sciences, 1(2), 143–149. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.66

Indonesia Ministry of Health. (2021). Pedoman Bantuan Hidup Dasar untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Komariah, M., & Sari, Y. P. (2019). Simulasi CPR untuk Meningkatkan Kompetensi Masyarakat dalam Penanganan Henti Jantung. Jurnal Abdimas Kesehatan, 2(1), 1–8.

Kusuma, H., & Rahayu, T. (2018). Hubungan Pengetahuan dengan Kemampuan CPR pada Masyarakat. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(1), 44–50.

Lahming, L., B, M., Indrayadi, I., Singga, S., Yermi, Y., Ata Maran, A., & Wahyuni, S. (2023). Basic Sanitation With Diarrhea. International Journal of Health Sciences, 1(2), 126–136. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.63

Musiana, M., Dewi Ruben, S., Merdekawati Surasno, D., Sari Soamole, M., Rino Vanchapo, A., Suabey, S., & Muhammad Adam, A. (2023). The Role and Function of Therapeutic Communication in the Success of Dental and Mouth Health Services at Puskesmas City of Makassar. International Journal of Health Sciences, 1(2), 137–142. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.65

Nugraha, W., & Syamsudin, M. (2020). Penerapan Bantuan Hidup Dasar di Lingkungan Sekolah: Studi Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(2), 120–126.

Nugroho, A., & Putri, A. W. (2017). Pentingnya Pelatihan CPR pada Masyarakat Umum untuk Menurunkan Angka Kematian. Jurnal Darurat Medis, 4(2), 90–96.

Nursinah, A., Abdullah, A., Susanti, S., Nurambiya, N., Andita Noviar, R., Nurjanah, V., & Zaenal, Z. (2023). Unsafe Actions and Unsafe Conditions About Work Accidents in Nurses at Dr. Tadjuddin Chalid. International Journal of Health Sciences, 1(2), 119–125. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.62

Pratiwi, E., & Santoso, D. (2021). Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap Kesiapsiagaan Penanganan Henti Jantung. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 155–162.

Ramadhan, I., & Cahyani, E. (2018). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar. Jurnal Abdimas, 7(1), 45–51.

Rasyid, R., & Hasanah, U. (2020). Efektivitas Simulasi Bantuan Hidup Dasar terhadap Peningkatan Keterampilan Masyarakat. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 33–40.

Silalahi, E. L., Arianti, W. D., & Hasibuan, I. S. (2022). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di IGD RS Mitra Sejati Medan Tahun 2022. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i3.105

Susanti, R., Imran, A., Briliannita, A., Akbar, A., Yermi, Y., B, M., Pannyiwi, R., & Rasyid, D. (2023). Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 131–137. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i3.70

World Health Organization. (2018). Basic Life Support: Practical Guidance for Implementation. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2025-07-24

How to Cite

Setyawati, R. (2025). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bagi Masyarakat Umum. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 730–738. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.797