Pemberdayaan Ibu-ibu PKK Kecamatan Babakan Madang Bogor untuk Meningkatkan Kesehatan Kulit Keluarga dan Masyarakat melalui Pemahaman Penyakit Kulit
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i3.705Keywords:
Empowerment, PKK Mothers, Skin Diseases, Health Education, Family HealthAbstract
Skin health is an important aspect of public health that is often neglected, especially in the household environment. Low public knowledge about skin diseases can trigger the spread of infection, delays in treatment, and decreased quality of life. This community service aims to increase the knowledge and awareness of PKK mothers in Babakan Madang District, Bogor, about skin diseases through interactive educational activities. The methods used include counseling, practical simulations, group discussions, and pre- and post-test evaluations. The results of the activity showed a significant increase in participants' knowledge about types of skin diseases, symptoms, transmission methods, and prevention. This program has succeeded in empowering PKK mothers as agents of change who can transmit skin health information to families and the surrounding community. This activity is recommended to be continued periodically as part of promotive and preventive efforts at the community level.
Downloads
References
Kartono, R., & Ramadhani, F. (2020). Penyakit Kulit Tropis di Indonesia: Studi Epidemiologis dan Pencegahannya. Jakarta: Media Kesehatan Nusantara.
Nugraheni, E. (2021). Peran PKK dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Keluarga di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–52. https://doi.org/10.15294/jkm.v16i1.45678
Sutanto, H., & Hartini, N. (2022). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan dalam Peningkatan Pengetahuan Penyakit Kulit di Komunitas. Jurnal Promkes, 10(2), 123–130. https://doi.org/10.20473/jpk.v10i2.2022.123-130
Wibowo, A., & Andriani, R. (2020). Intervensi Komunitas dalam Pencegahan Penyakit Menular. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(3), 200–210. https://doi.org/10.20473/jpkm.v5i3.2020.200-210
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Prawirohardjo, S. (2010). Ilmu Kesehatan Masyarakat untuk Kebidanan. Jakarta: EGC.
WHO. (2018). Skin diseases are common, but neglected. Retrieved from https://www.who.int/news-room
Rahmawati, A., & Syamsudin, M. (2021). Penyuluhan Kesehatan sebagai Upaya Preventif Penyakit Kulit Skabies di Pondok Pesantren. Jurnal Abdimas Kesehatan, 3(2), 75–82.
Fitriana, D., & Lestari, A. (2020). Dampak Penyakit Kulit terhadap Kualitas Hidup Pasien. Jurnal Dermatologi Indonesia, 17(1), 15–21.
Rosdiana, E. (2019). Hubungan Antara Personal Hygiene dan Kejadian Skabies pada Anak Sekolah. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(2), 88–93.
Prasetya, D., & Widodo, H. (2021). Edukasi Kesehatan Kulit Melalui Media Audiovisual pada Kelompok Ibu Rumah Tangga. Jurnal Komunitas Sehat, 6(1), 22–28.
Nuraini, R. (2020). Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Keluarga. Jurnal Sosiologi Kesehatan, 4(3), 105–112.
Departemen Kesehatan RI. (2011). Pedoman Pengendalian Penyakit Kulit Menular. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
Handayani, T., & Sari, D. (2022). Metode Partisipatif dalam Edukasi Kesehatan di Komunitas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 50–58.
Taufik, H., & Utami, N. (2020). Penyakit Kulit dan Peran Sanitasi Lingkungan di Permukiman Padat Penduduk. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 9(2), 134–141.
Susanti, W., & Hidayat, R. (2021). Penyuluhan sebagai Media Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jurnal Pengembangan Masyarakat, 2(2), 60–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hadi Firmansyah S

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





