Sosialisasi Dampak Konsumsi Susu Formula Terhadap Karies Gigi
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i2.34Keywords:
Sosialisasi, Karies Gigi, Anak Usia PrasekolahAbstract
Kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat yang harus segera ditangani sebelum terlambat secara komprehensif. Karena selain sebagai fungsi fisik dan sosial, gigi juga memiliki peran yang cukup besar dalam mempersiapkan makanan sebelum diabsorbsi pada saluran cerna. Susu formula adalah susu yang diproduksi oleh industri untuk keperluan asupan gizi pada sistem tubuh anak yang mengandung karbohidrat seperti sukrosa dan laktosa yang dapat mengakibatkan karies gigi pada anak usia prasekolah. Karies gigi merupakan salah satu gangguan kesehatan gigi yang mengalami pengapuran sehingga gigi mrnjadi keropos, berlubang bahkan patah. Tujuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi adalah pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bentuk kepedulian terkait kesehatan pada gigi dan mulut. Metode sosialisasi merupakan program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pemateri TIM PKM. Hasil dari sosialiasi pada program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan yaitu meningkatnya pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan pada gigi dan mulut mereka yang berpengaruh terhadap karies gigi anak usia prasekolah. Kesimpulan ini adalah faktor utama terjadinya karies pada anak usia prasekolah adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman kariogenik.
Downloads
References
Andriyani M. N., Ayundana, P., & Mariyam (2015).Perilaku Ibu Dalam Perawatan Gigi Anak Dengan Kejadian
Karies Gigi Anak Usia Prasekolah.Jurnal Keperawatan, Volume 7 Nomor 2, 28-33 September.
Angki, J., & Sainuddin. (2020). Hubungan Lamanya Pemberian Susu Formula Dengan Tingkat Keparahan Karies Gigi
Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Tk Pancamarga Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone.Media Kesehatan Gigi, Volume19 Nomor 1.
Azizah, I., & Yulinda, D. (2020). Konsumsi Susu Formula Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di
Pgtkit Alhamdulillah Bantul Yogyakarta. Jurnal Midwifery Update (MU).
Ali, R. A., Wowor, V. N. S., & Mintjelungan, C. N. (2016). Efektivitas dental health education disertai demonstrasi
cara menyikat gigi terhadap tingkat kebersihan gigi dan mulut anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(1),
-172.
Bakar, S. A. (2017). Hubungan kebiasaan menggosok gigi pada malam hari dalam mengantisipasi karies pada murid di
SDN Ralla 2 Kab. Barru. Media Kesehatan Gigi, 16(2), 89-98. Kemenkes. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Cahyo, N. (2020). Gambaran Karies Dengan Kebiasaan Minum Susu Botol Pada Anak Balita.Jurnal Ilmiah
Keperawatan Gigi (JIKG), Volume 1 Nomor 1 Maret.
Eddy, F. N., & Mutiara, H. (2015). Peranan Ibu Dalam Pemeliharan Kesehatan Gigi Anak Dengan Status Karies Anak
Usia Sekolah Dasar.Majority, Vollume 4 Nomor 8 November.
Jumriani, J. (2019). Gambaran Pengetahuan Orang Tua Terhadap Kejadian Rampan Karies Pada Siswa Di TK Karya
Kota Makassar. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, Volume 18 Nomor 1.
Maftuchah, Afriani, I.A., & Maulida, A.,(2017). Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Susu Formula Sebagai
Pengganti Asi Eksklusif. Jurnal Smart, Volume 4 Nomor 2 Desember.
Purwaningsih, A., Sudaryanto, A., Widodo, A. (2016) Pengaruh Pemberian Susu Formula Menggunakan Botol Susu
(Dot) Terhadap Kejadian Rampan Karies Pada Anak Prasekolah Di Kelurahan Pabelan
Sari, E. P. (2017). Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di Tk Dayyinah Kids.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





