Konseling SD Negeri dalam Rangka Pencegahan Diare pada Anak untuk Hidup Sehat dan Bahagia di Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.309Keywords:
Elementary School Counselling, Diarrhea Prevention, Healthy and Happy Living, Maros RegencyAbstract
The government program launched on Clean and Healthy Living Behavior is a collection of behaviors practiced by school residents and the school community on the basis of awareness as a result of learning. This aims to change the unhealthy behavior of school residents and the school community to become healthy. Where diarrhea is a condition characterized by increased frequency and decreased consistency of defecation. Diarrhea is often experienced by school children due to the behavior of children who do not understand about clean and healthy living. Several factors that cause diarrhea are caused by bacteria through contamination of food and drink contaminated with feces and/or direct contact with sufferers. Apart from that, the most dominant factors contributing to diarrheal diseases are water, sanitation hygiene, family latrines and water. Distance to drinking water sources, availability and ownership of toilets are risk factors for causing diarrhea. It is hoped that there will be changes in the clean and healthy living behavior of school residents and unhealthy school environment communities so that they become healthy. This service aims to find out and analyze the determinants of diarrhea in children at SDN Maros Regency. This service was carried out using survey and interview methods among residents of SDN Maros Regency with a total of 61 participants. The results of this service showed that the participants were very enthusiastic at all stages of this activity, starting from the interview stage (pre-test) which showed that the participants did not fully know about preventing diarrhea. One proof of the success of this activity is seen from the post-test results, on average students answered questions related to preventing diarrhea correctly. This shows that there has been an increase in students' knowledge about diarrhea compared to when there was no explanation about diarrhea in children.
Downloads
References
Agus Iryanto, A., Joko, T., & Raharjo, M. (2021). Literature Review: Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia Literature Review : Risk Factors For The Incidence of Diarrhea in Children Under Five in Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 1–7.
Andika, F., Rahmi, N., & Anwar, C. (2021). Penyuluhan Kesehatan Tentang Diare Pada Anak Di Puskesmas Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 17–24.
Astuti. (2015). aktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tengal Angus Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(XVIII), 89–103.
Betan, A., Musiana, M., Wisma Sari, S., Efendi, E., Badaruddin, B., Fredy Saputra, M. K., & Arfah, A. (2023). Description of JKN Patient Satisfaction with the Quality of Dental Health Services in Hospitals. International Journal of Health Sciences, 1(1), 26–29. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i1.48
Daviani Prawati, D., Nasirul Haqi, D. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Di Tambak Sari, Kota Surabaya Influencing Factors Toward Diarrhea Cases in Tambaksari, Surabaya City. Jurnal Promkes, 7(1), 35–46.
D, Y., Nurjazuli, N., & Nurpauji, S. (2015). Hubungan Jenis Sumber Air, Kualitas Bakteriologis Air, Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lamper Tengah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 3(1), 18474.
Didiek Hardiyanto Soegiantoro, Vanessa Sasmytha Djera Pay, W. D., & Uma, Pilar Tesalonika Wahyukurnia, J. J. J. J. (2022). Peningakatan Pengetahuan Masyarakat terhadap Diare dan Swamedikasi Diare. J-Abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat., 1(10), 10–27.
Firdaus, A. F. (2018). Analisis usia dan perilaku cuci tangan dengan kejadian diare di SDN Rangkah 1 Surabaya. Prosiding Seminar Nasional GERMAS, 1(1), 30–38.
Ferllando. (2014). Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan dan Personal Higiene dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkang. Artikel Ilmiah Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Gultom, M, M.K., Onibala, F & Bidjuni, H. (2018). Hubungan Konsumsi Makanan Jajaran Dengan Diare Pada Anak Di SDN 3 Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu. E-Journal Keperawatan, 6(1),1-7.
Hariani, H., & Ramlah, R. (2019). Pelaksanaan Program Penanggulangan Diare Di Puskesmas Matakali. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 34-42.
Jap, A. L. S., & Widodo, A. D. (2021). Diare Akut yang Disebabkan oleh Infeksi. Jurnal Kedokteran Meditek, 27(3), 282–288.
Kemensos RI. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat penguatan kapabilitas anak dan keluarga. Penguatan Kapabilitas Anak Dan Keluarga, 1–14. Jakarta: kementerian Sosial R.I. https://kemensos.go.id/perilaku-hidup-bersih-dan-sehat-phbs-penguatan- kapabilitas-anak-dan-keluarga
Makgatho, E., Patel, F., Izu, A., Groome, M., Lala, S. G., Vallabh, P., & Dangor, Z. (2019). Trends in diarrhoeal disease hospitalisation in a paediatric short-stay ward at a tertiary-level hospital in Soweto: 2002-2016. SAJCH South African Journal of Child Health, 13(4), 154– 157.
Megasari, J., Wardani, R. S., & Indrawati, N. D. (2014). Hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan perilaku ibu dalam pencegahan diare pada anak balita usia 1-5 tahun di Wilayah RW V Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Jurnal Kebidanan, 3(2), 43–48.
Nadeak. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu dalam Penanganan Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lombong Kecamatan Sinajur Mula-Mula Kabupaten Samosir Tahun 2019.
Raini, M., & Isnawati, A. (2017). Profil Obat Diare yang Disimpan di Rumah Tangga di Indonesia Tahun 2013. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 26(4), 227–234.
Sri Mulyani, N., Kuscithawati, S., Kesehatan Pelabuhan, K., Ilmu Kesehatan Anak, B., Sardjito, R., Kesehatan, D., & Istimewa Yogyakarta, D. (2011). Faktor Risiko Diare Akut pada Balita Risk Factors of Acute Diarrhea in Under fives. Berita Kedokteran.
Ponidjan, T., dkk. (2013). Hubungan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan terjadinya diare pada anak usia sekolah di SD GMIM 2 Kecamatan Tareran. E-Journal Keperawatan, 1(1), 1-8.
Puspita, R. L. (2013). Kualitas Jajanan Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains Dan Teknologi, 2 (1), 52-56.
Ragil, D. W., & Dyah, Y. P. (2017). Hubungan antara Pengetahuan dan Kebiasaan Mencuci Tangan Pengasuh dengan Kejadian Diare pada Balita. Journal of Health Education, 2(1), 39–46.
Rachim, L. H. (2014). Hubungan kondisi sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja puskesmas baranti kabupaten sidrap tahun 2013. VII(1).
Rahayu, T., & Maulina. (2019). Tindakan Personal Hygiene Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Teunom Personal. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 4(2), 100–105.
Rahman, H. F., Widoyo, S., Siswanto, H., & Biantoro. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare di Desa Solor Kecamatan Cermee Bondowoso. NurseLine Journal, 1(1), 24–35.
Saleh, M., & Lia H. R. (2014). Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baranti Kabupaten Sidrap Tahun 2013. Jurnal Kesehatan, 7(1), 221-233.
Sumantri, A. (2015). Kesehatan lingkungan. Jakarta : Prenada Media Group.
Surya, S., Putri, L. E., Usman, H., Nofrizal, N., Dwinatrana, K., & Kamal, S. (2023). Edukasi Penggunaan Antibiotik Dan Peduli Resistensi Antibiotik Pada Masyarakat Kota Padang Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 82–88. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.244
Tuang, A. (2021). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 10 (2), 534-542.
Utami, N., & Luthfiana, N. (2016). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Diare pada Anak. Majority, 5, 101–106.
Wijayanti, L. A., Mainassy, M. C., Aryadi, A., Pannyiwi, R., Said, A., & Harlina, H. (2023). Analysis of Age and Gender Factors on the Incidence Rate of Cataracts in the Ophthalmology Clinic. International Journal of Health Sciences, 1(3), 258–265. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.99
Wahyuni, S., & Latif, S. A. (2023). Hubungan Sikap Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 176–182. https://doi.org/10.59585/bajik.v2i1.245
Yakobus, I. K., Suat, H., Kurniawati, K., Zulham, Z., Pannyiwi, R., & Anurogo, D. (2023). The Use Social Media’s on Adolescents’ Mental Health. International Journal of Health Sciences, 1(4), 425–438. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.161
Sumber Buku:
Donny Aditia ; Fransina Tubalawony ; Putra ; Mochamad Robby Fajar Cahya ; Nur Febrianti ; Risca Hamdanesti ; Dewi Kokmesa ; Islaeli ; Kurniati Nawangwulan ; Yusnita Yusfik. No. ISBN: 978-623-09-8231-6. Sinopsis: Skin is wrapping Which elastick Which protect body from influence environment. https://agdosi.com/category/proses-isbn/
M. Khalid Fredy Saputra ; Lili Amaliah ; Mohammad Sadli ; Eko Prastyo ; Dr. Abd. Rozak ; Dr. Muh. Risal Tawil ; Devin Mahendika ; Wita Oileri Tikirik ; Asbath Said ; Ria Wahyuni. No. ISBN: 978-623-09-8361-0. https://agdosi.com/category/proses-isbn/page/2/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rusnaeni Saide, Idris Idris, Kurniawati Nawangwulan, Yusnita Yusfik, Djunaedi Djunaedi, Nunung Suryana Jamin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





