Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesadaran Tentang Faktor Risiko Keguguran Pada Kehamilan
Community Empowerment to Increase Awareness of Risk Factors for Miscarriage During Pregnancy
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v5i1.1780Keywords:
Keguguran, Kehamilan, Faktor Risiko, Edukasi Kesehatan, Antenatal CareAbstract
Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu. Meskipun tidak semua kejadian keguguran dapat dicegah, pemahaman mengenai faktor risiko, pengenalan tanda bahaya, pemeliharaan kesehatan selama kehamilan, serta pemanfaatan pelayanan antenatal yang tepat dapat membantu mengenali dan menangani kondisi yang berkaitan dengan kehilangan kehamilan secara lebih dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko keguguran dan perilaku pencegahan yang tepat selama kehamilan. Kegiatan melibatkan 24 ibu hamil dan anggota masyarakat serta dilaksanakan pada Mei 2026 di salah satu lokasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di wilayah setempat. Pelaksanaan kegiatan meliputi pre-test, edukasi kesehatan interaktif, diskusi, identifikasi faktor risiko keguguran, simulasi pengenalan tanda bahaya, dan post-test. Media edukasi berupa slide presentasi, leaflet, dan gambar ilustrasi. Berdasarkan data contoh draf, rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 62,1 sebelum edukasi menjadi 87,5 setelah edukasi. Kegiatan menunjukkan bahwa edukasi partisipatif dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko keguguran dan mendorong perilaku mencari pertolongan kesehatan secara tepat. Pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dan diintegrasikan dengan pelayanan antenatal, dukungan keluarga, serta akses terhadap pelayanan kesehatan profesional.
Downloads
References
American College of Obstetricians and Gynecologists. Early pregnancy loss [Internet]. Washington (DC): ACOG; 2025 [cited 2026 Sep 28].
American College of Obstetricians and Gynecologists. Bleeding during pregnancy [Internet]. Washington (DC): ACOG; 2024 [cited 2026 Sep 28].
Centers for Disease Control and Prevention. About pregnancy loss [Internet]. Atlanta: CDC; 2024 [cited 2026 Sep 28].
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams obstetrics. 26th ed. New York: McGraw Hill; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
National Institute for Health and Care Excellence. Ectopic pregnancy and miscarriage: diagnosis and initial management. NICE guideline NG126. London: NICE; 2023.
Quenby S, Gallos ID, Dhillon-Smith RK, Podesek M, Stephenson MD, Fisher J, et al. Miscarriage matters: the epidemiological, physical, psychological, and economic costs of early pregnancy loss. Lancet. 2021;397(10285):1658-67.
Priharwanti, A. (2026). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesehatan Maternal Di Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1119–1126. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i3.1221
Priharwanti, A., Gustiani , R., Cakrawati R, C. R., & Rahmat, R. A. (2026). Edukasi Kehamilan Sehat Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Ibu Hamil Dalam Menjaga Kesehatan Janin: Healthy Pregnancy Education as an Effort to Increase Pregnant Women’s Awareness in Maintaining Fetal Health. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1450–1457. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1711
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., & Mainassy, M. C. (2026). Kampung Sadar Obat: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Pengelolaan Obat Rumah Tangga Yang Aman: Drug-Aware Village: Community Empowerment to Ensure Safe Household Medication Management. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1846–1852. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1652
Royal College of Obstetricians and Gynaecologists. Recurrent miscarriage, investigation and treatment of couples: Green-top Guideline No. 17. London: RCOG; 2023.
Schummers L, Hutcheon JA, Hernandez-Diaz S, Williams PL, Hacker MR, VanderWeele TJ, et al. Association of short interpregnancy interval with pregnancy outcomes according to maternal age. JAMA Intern Med. 2018;178(7):977-85.
World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization; 2016.
World Health Organization. WHO recommendations on maternal health: guidelines approved by the WHO Guidelines Review Committee. Geneva: World Health Organization; 2017.
World Health Organization. WHO recommendations on self-care interventions for health and well-being. Geneva: World Health Organization; 2022.
Wilcox AJ, Weinberg CR, O'Connor JF, Baird DD, Schlatterer JP, Canfield RE, et al. Incidence of early loss of pregnancy. N Engl J Med. 1988;319(4):189-94.
American College of Obstetricians and Gynecologists. Repeated miscarriages [Internet]. Washington (DC): ACOG; 2024 [cited 2026 Sep 28].
Practice Committee of the American Society for Reproductive Medicine. Evaluation and treatment of recurrent pregnancy loss: a committee opinion. Fertil Steril. 2012;98(5):1103-11.
Regan L, Rai R. Epidemiology and the medical causes of miscarriage. Baillieres Best Pract Res Clin Obstet Gynaecol. 2000;14(5):839-54.
Rai R, Regan L. Recurrent miscarriage. Lancet. 2006;368(9535):601-11.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ardiana Priharwanti, Rezqiqah Aulia Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







