Pemberdayaan Ibu Dalam Perawatan Neonatus Melalui Edukasi Asuhan Kebidanan Dasar

Empowering Mothers in Neonatal Care Through Education on Basic Midwifery Care

Authors

  • Kiki Uniatri Thalib Institut Kesehatan dan Bisnis St Fatimah Mamuju
  • Cakrawati R Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v5i1.1778

Keywords:

Pemberdayaan Ibu, Neonatus, Asuhan Kebidanan, Perawatan Bayi, Edukasi Kesehatan

Abstract

Latar Belakang: Periode neonatus merupakan masa yang sangat penting karena bayi mengalami proses adaptasi dari kehidupan intrauterin menuju kehidupan di luar rahim. Pada periode ini, bayi membutuhkan perawatan yang tepat untuk mempertahankan suhu tubuh, kecukupan nutrisi, kebersihan, serta mencegah infeksi dan komplikasi. Ibu sebagai pengasuh utama memiliki peran penting dalam melakukan perawatan neonatus di rumah. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dapat menyebabkan ibu kurang percaya diri dalam merawat bayi, terutama dalam mengenali tanda bahaya dan menentukan waktu yang tepat untuk mencari pertolongan tenaga kesehatan. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri ibu dalam melakukan perawatan neonatus melalui edukasi asuhan kebidanan dasar. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melibatkan 50 ibu yang memiliki neonatus. Kegiatan dilakukan melalui pendidikan kesehatan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi interaktif, dan pendampingan. Materi meliputi perawatan tali pusat, menjaga kehangatan bayi, pemberian ASI, kebersihan bayi, perawatan kulit, posisi dan teknik menyusui, serta pengenalan tanda bahaya neonatus. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi keterampilan ibu. Hasil: Rerata skor pengetahuan ibu meningkat dari 60,7 sebelum edukasi menjadi 88,6 setelah edukasi. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar ibu mampu melakukan perawatan dasar neonatus dengan benar, terutama dalam menjaga kebersihan, perawatan tali pusat, menjaga kehangatan, dan praktik pemberian ASI. Sebanyak 44 ibu (88,0%) mampu mengenali sedikitnya empat tanda bahaya neonatus setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Edukasi asuhan kebidanan dasar melalui pendekatan pemberdayaan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan perawatan neonatus. Pendampingan berkelanjutan dan keterlibatan keluarga serta tenaga kesehatan diperlukan untuk mempertahankan kemampuan ibu dan mendukung deteksi dini komplikasi neonatus

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anas, H., Allo, S. L., Thalib, K. U., Karnely, K., Batmomolin, A., & Cakrawati R, C. R. (2026). The Effectiveness Of Relaxation Methods And Music On A Gentle Labor Experience. International Journal of Health Sciences, 4(2), 279–285. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1197

American Academy of Pediatrics. Breastfeeding and the use of human milk. Pediatrics. 2022;150(1):e2022057988.

Jukarnain, J., & Pannyiwi, R. (2026). Pendampingan Lansia Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Intervensi Keperawatan Komunitas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1332–1340. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i3.1275

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Lubis, H., & Cakrawati R, C. R. (2026). Hubungan Literasi Kesehatan Reproduksi Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi: The Relationship Between Reproductive Health Literacy and the Choice of Contraceptive Method. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1035–1040. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1600

National Institute for Health and Care Excellence. Postnatal care. London: NICE; 2021.

Otaigbe BE, et al. Essential newborn care practices and maternal knowledge in community settings. BMC Pregnancy Childbirth. 2022;22:1-10.

Pallas-Alonso CR, et al. Skin-to-skin contact and breastfeeding outcomes among newborns. Int Breastfeed J. 2021;16:1-9.

Putri NR, Sari DP, Wahyuni S. Edukasi perawatan bayi baru lahir terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu postpartum. Jurnal Kebidanan. 2022;12(2):115-123.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Royal College of Paediatrics and Child Health. Recognising and responding to deterioration in newborn babies. London: RCPCH; 2023.

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/

Thalib, K. U., D, Y., Sallo, A. K. M., Darmansyah, S., Rabuana, S., Susanti, S., & Parwati, D. (2023). Analisis Faktor Dalam Pencegahan Penyebab Kematian Ibu Di Kabupaten Mamuju. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 246–257. https://doi.org/10.59585/bajik.v2i1.390

Ula, Z., Thalib, K. U., & Hijrah, H. (2025). Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Deteksi Dini Risiko Abortus di Desa Y. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 562–570. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.753

UNICEF. Improving maternal and newborn health: essential newborn care. New York: UNICEF; 2023.

World Health Organization. WHO recommendations for care of the preterm or low-birth-weight infant. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Protecting, promoting and supporting breastfeeding in facilities providing maternity and newborn services. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Newborn health: key facts. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization, UNICEF. Global breastfeeding scorecard 2023. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization, UNICEF. Capture the moment: early initiation of breastfeeding. New York: UNICEF; 2021.

Wahyuni, T., Tondok, S. B., & Pannyiwi, R. (2025). Pemberian Posisi Dimana Kepala Dan Tubuh Dinaikkan Dengan Derajat Kemiringan 45° (Posisi Tidur Semi Fowler) Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Asma Di Ruang Perawatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 632–637. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.657

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Thalib, K. U., & Cakrawati R, C. R. (2026). Pemberdayaan Ibu Dalam Perawatan Neonatus Melalui Edukasi Asuhan Kebidanan Dasar: Empowering Mothers in Neonatal Care Through Education on Basic Midwifery Care. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 15–22. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v5i1.1778