Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Ibu Dan Anak: Perspektif Kebidanan
Keywords:
Pernikahan Dini, Penyuluhan Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, KebidananAbstract
ABSTRACT
Early marriage remains a public health problem in various regions, particularly in developing countries. Adolescent marriage can increase the risk of complications during pregnancy and childbirth, and impact the health of the unborn child. Health workers, particularly midwives, play a crucial role in educating the public about the impacts of early marriage. This study aims to determine the effectiveness of health education on the impact of early marriage on improving the knowledge of adolescent girls. This study used a quantitative method with a pre-experimental design (one group pretest–posttest). The sample consisted of 30 adolescent girls who participated in health education activities. Data were collected using a knowledge questionnaire before and after the education. The results showed an increase in adolescents' knowledge about the impacts of early marriage after the education. This indicates that health education provided by midwives is effective in increasing adolescents' awareness of the risks of early marriage on maternal and child health.
Keywords: Early Marriage, Health Education, Maternal and Child Health, Midwifery
ABSTRAK
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah, khususnya di negara berkembang. Pernikahan pada usia remaja dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta berdampak pada kesehatan bayi yang dilahirkan. Tenaga kesehatan, khususnya bidan, memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan mengenai dampak pernikahan dini terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest–posttest). Sampel penelitian berjumlah 30 remaja putri yang mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dampak pernikahan dini setelah diberikan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan oleh tenaga kebidanan efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak.
Kata Kunci: Pernikahan Dini, Penyuluhan Kesehatan, Kesehatan Ibu Dan Anak, Kebidanan
Downloads
References
Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Pendewasaan usia perkawinan dan kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: BKKBN; 2019.
BKKBN. Strategi nasional pencegahan perkawinan anak di Indonesia. Jakarta: BKKBN; 2020.
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM. Williams obstetrics. 25th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2018.
Dinas Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Hidayat AAA. Metode penelitian kebidanan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2017.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Jakarta: Kemenkes RI; 2018.
Manuaba IBG, Manuaba IAC, Manuaba IBGF. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan KB untuk pendidikan bidan. Jakarta: EGC; 2015.
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.
Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Nazara, D. S., Arda, D., Nawangwulan, K., Asrianto, A., Mustarin, Y., Wahyudianti, N. L. G. S., Fitriani.K, F., & Riswan, R. (2025). Manajemen Pendukung Pengambilan Keputusan Pelayanan Dalam Upaya Aspek Promotif, Preventif Dan Kuratif Masalah Kesehatan Kulit Berbasis Evidence Based Practice. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 256–263. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.572
Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2016.
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi kesehatan reproduksi remaja di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Riskesdas. Laporan nasional riset kesehatan dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
Suradi R, Hegar B, Pratiwi IG. Asuhan neonatus risiko tinggi. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017.
Sunanto, S., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2025). The Effect of Night Shift Work on Nurses’ Fatigue and Work Concentration in the Emergency Department. International Journal of Health Sciences, 3(4), 606–613. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.867
Safitri, N., M, W., Baru, N. M., R, C., & Rahmat, R. A. (2026). Hubungan Kompetensi Bidan dalam Continuity of Care dengan Tingkat Keberhasilan Persalinan Fisiologis. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 552–561. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.998
United Nations Children’s Fund. Child marriage: Latest trends and future prospects. New York: UNICEF; 2021.
World Health Organization. Adolescent pregnancy: Issues in adolescent health and development. Geneva: WHO; 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desman Serius Nazara, Cakrawati R

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





