Edukasi Psikologis Bagi Ibu Pasca Keguguran (Miskram) Untuk Mencegah Depresi Dan Trauma Kehamilan

Authors

  • Dewi Parwati Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Muh. Kardi Rais Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baramuli
  • Raissa Patrisia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baramuli
  • Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1010

Keywords:

Psychological Education, Miscarriage, Depression, Pregnancy Trauma

Abstract

Miscarriage is a traumatic experience that can have physical and psychological effects on mothers. Many mothers who have experienced miscarriage suffer from stress, depression, and even trauma that can affect their next pregnancy. This community service activity aims to provide psychological education to mothers who have experienced miscarriage in order to prevent depression and pregnancy trauma. The activity was carried out by lecturers and students of the Midwifery Study Program at Puskesmas X in August 2025. The activity methods included a pre-test, interactive psychological counseling, relaxation simulation, and a post-test. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge from 58.4% (pre-test) to 87.2% (post-test) and a decrease in anxiety levels based on the DASS-21 questionnaire. It can be concluded that psychological education is effective in increasing the knowledge and emotional readiness of mothers after miscarriage, thereby preventing depression and pregnancy trauma.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Dewi Parwati, Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju

Program Studi Kebidanan

Muh. Kardi Rais, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baramuli

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Raissa Patrisia, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baramuli

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Cakrawati R, Poltekkes Ummi Khasanah

Program Studi Kebidanan

Rezqiqah Aulia Rahmat, Universitas Bosowa Makassar

Fakultas Kedokteran

References

Arifin, M., & Lestari, N. D. (2021). Edukasi Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan di Masyarakat. Jurnal Abdimas Kesehatan, 4(2), 112–120.

Dewi Parwati., Arianto, S., Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., Sabriana, R., & Rosida, R. (2023). Pemeriksaan Skrining Alternatif PAP SMEAR. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 201–209. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i4.169

Dewi, A. P., & Suryani, E. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Dukungan Sosial dan Depresi Pascakeguguran. Jurnal Kesehatan Jiwa, 8(1), 45–53.

Fitria, S., & Rahmawati, H. (2023). Efektivitas Edukasi Psikologis terhadap Penurunan Depresi pada Ibu Pascakeguguran. Jurnal Kebidanan Nusantara, 11(1), 25–33.

Hidayah, R., & Anwar, M. (2021). Peran Edukasi Psikologis terhadap Kesadaran Ibu Pascakeguguran dalam Mengatasi Stres dan Trauma. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(2), 98–106.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, H., & Fitriana, A. (2021). Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental pada Ibu Pascakeguguran. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 6(3), 210–218.

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Marlina, D., & Putra, R. A. (2019). Konseling Psikologis bagi Ibu yang Mengalami Keguguran. Jurnal Bidan Indonesia, 7(2), 122–130.

Maryani, T., & Fadilah, N. (2020). Pendampingan Psikologis sebagai Upaya Pencegahan Depresi Pascakeguguran. Jurnal Abdimas Sehat, 3(1), 14–22.

Ningsih, R., & Handayani, M. (2022). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental Ibu Pascakeguguran di Wilayah Pedesaan. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(2), 87–95.

Nurhayati, E., & Sari, D. (2023). Peningkatan Kesehatan Mental Ibu Pascakeguguran melalui Edukasi dan Relaksasi. Jurnal Media Kesehatan, 12(1), 33–41.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Hubungan Peran Keluarga Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 184–190. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.855

Putri, A. D., & Lestari, H. (2022). Pentingnya Dukungan Keluarga terhadap Pemulihan Emosional Ibu Pascakeguguran. Jurnal Kebidanan Nusantara, 8(2), 112–118.

Pannyiwi, R., Zulham, Z., Rahmat, R. A., Kusumawati, I., & Yusrianto, Y. (2023). Bantuan Dana Usaha dan 1 Unit Motor Untuk Membantu Ekonomi Kesehatan Masyarakat Gowa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.180

Rahmah, S., & Wulandari, E. (2021). Hubungan Edukasi Psikologis dengan Penurunan Kecemasan pada Ibu Pascakeguguran. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 13(2), 145–152.

Sari, L., & Lestari, F. (2021). Dampak Psikologis Pascakeguguran dan Upaya Pemulihan Dini. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(3), 56–63.

Sunanto, S., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2025). The Effect of Night Shift Work on Nurses’ Fatigue and Work Concentration in the Emergency Department. International Journal of Health Sciences, 3(4), 606–613. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.867

Setyowati, D., & Yunita, R. (2020). Edukasi Psikologis melalui Kelas Ibu untuk Mengurangi Trauma Pascakeguguran. Jurnal Abdimas Kesehatan Indonesia, 4(1), 19–27.

World Health Organization. (2023). Maternal Mental Health: Coping after Miscarriage. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Parwati, D., Rais, M. K., Patrisia, R., R, C., & Rahmat, R. A. (2026). Edukasi Psikologis Bagi Ibu Pasca Keguguran (Miskram) Untuk Mencegah Depresi Dan Trauma Kehamilan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 468–479. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1010